• 4

Menteri Basuki: Jembatan Cisomang Bergeser 57 Cm Karena Gerakan Tanah

Menteri Basuki: Jembatan Cisomang Bergeser 57 Cm Karena Gerakan Tanah



Retak di Jembatan Cisomang

Wujud retakan di Cisomang per Desember 2016 (Foto: Kementerian PUPR)

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PU-PERA) Basuki Hadimuljono menjelaskan bila Jembatan Cisomang yang berada tol Purwakarta-Bandung-Cileunyi (Purbaleunyi) mengalami pergesaran 57 cm. Penyebabnya karena gerakan tanah.
"Jadi Jembatan Cisomang oleh Komite Keamanan Jembatan Panjang dan Terowongan Jalan sudah dikaji, diteliti dan cek lapangan, hasilnya karena ada displacement 57 cm karena adanya gerakan tanah," ungkap Basuki saat ditemui di Kantor KemenPU-PERA, Jakarta, Jumat (23/12).
Basuki mengatakan pihaknya sudah berkoordinasi dan menugaskan PT Jasa Marga (Persero) membatasi jenis kendaraan yang boleh melintas Jembatan Cisomang. Selain itu Jasa Marga juga diminta menyiapkan jalur alternatif sementara yang bisa digunakan.
"Untuk itu mulai hari ini saya perintahkan BPJT ke Jasa Marga untuk mengalihkan kendaraan berat, truk, bus yang keluar atau menghindari jembatan itu. Misalnya dari Jakarta ke Bandung bisa keluar Sadang atau keluar Jatiluhur lalu masuk Padalarang," sebutnya.
Sementara itu Kepala Biro Komunikasi Publik Kementerian PU-PERA Hendra menjelaskan pergeseran yang dialami Jembatan Cisomang terjadi pada struktur atas dan bawah. Di struktur bagian atas, Jembatan Cisomang bergeser 57 cm sementara di struktur bawah 1,4 cm.
Selain gerakan tanah, pergeseran yang dialami Jembatan Cisomang diduga karena abrasi air sungai yang menggerus struktur pondasi bangunan.
"Kemudian ditambah dugaan di jembatan itu dilewati sungai dan salah satu pilarnya dekat sungai. Jadi struktur bangunan bawah," jelasnya.


EkonomiJembatan CisomangLalu LintasLiburan

500

Baca Lainnya