• 2

Petani Cabai: Sebentar Lagi Panen Besar, Jangan Impor!

Petani Cabai: Sebentar Lagi Panen Besar, Jangan Impor!



Cabai Pasar Kramat Jati

Gejolak harga cabai terus terjadi. (Foto: Rivi Satrianegara/kumparan)

Petani meminta pemerintah tak membuka keran impor terkait tingginya harga cabai saat ini. Alasannya karena sebagian besar wilayah produksi cabai di Jawa Timur bersiap menghadapi panen besar Januari mendatang.
"Jangan impor! Saya mengatakan petani cabai menolak impor. Jumlah tanaman sekarang cukup meski harga sekarang tinggi karena belum memasuki masa panen. Sebentar lagi panen besar," tegas Ketua Asosiasi Agribisnis Cabai Jawa Timur Sukoco kepada kumparan, Senin (26/12).
Panen sendiri diprediksi akan terjadi pada pertengahan tahun 2017. Menurut Sukoco jumlah panen cabai di Jawa Timur nantinya cukup besar dan mampu memenuhi kebutuhan nasional. Ia memprediksi harga cabai di tingkat petani juga akan susut dan kembali normal di angka Rp 15.000/kg.

Cabai

Cabai merah di pasar tradisional (Foto: Rivi Satrianegara)

"Porsi pasokan Jatim untuk rawit merah 20 persen untuk nasional. Sedangkan untuk Jawa saja itu 50 persen. Jadi ini hanya sesaat saja dan di kebun sekarang siap panen," tambahnya.
Sedangkan tingginya harga cabai saat ini selain disebabkan karena panen terganggu akibat curah hujan yang tinggi juga karena stok yang minim. Sukoco menyebutnya sebagai masa sela.
"Panen rawit merah itu puncaknya Januari sampai Juli. Setelah itu disebut masa sela artinya ada panen tapi bukan panen puncak dan produksi tidak maksimal," katanya.

EkonomiBisnisKomoditasCabaiPasar Tradisional

500

Baca Lainnya