• 0

Sejarah Mencatat Indonesia Pernah Pakai Uang Dirham

Sejarah Mencatat Indonesia Pernah Pakai Uang Dirham



Uang Derham

Uang Derham (emas) yang digunakan pada jaman Kerajaan Aceh (abad 12-15) (Foto: Nadia Riso)

Banyak masyarakat yang belum tahu bila Indonesia pernah menggunakan mata uang Dirham sebagai alat transaksi perdagangan. Menurut pusat informasi Museum Bank Indonesia, Kamis (22/12) Dirham dikenalkan sebagai mata uang pada abad ke-13 di Kerajaan Samudera Pasai, Aceh.
Samudera Pasai merupakan kerajaan Islam pertama di Indonesia. Letak Samudera Pasai sangat strategis sebagai pelabuhan transit mancanegara.
Untuk memudahkan transaksi, maka Kerajaan Samudera Pasai mengeluarkan Dirham sebagai alat transaksi pembayaran. Dirham pertama kali diperkenalkan pada masa Sultan Muhammad Malik Al-Zahir pada tahun 1297-1326.
Dirham berbentuk koin bundar dan dihiasi dengan huruf Arab bertuliskan "Malik Al-Zahir" pada satu sisi dan "Sultan Al-Adil" di sisi lainnya. Kedua nama tokoh Kerajaan Samudera Pasai itu ditulis sebagai wujud harapan dan cita-cita masyarakat Samudera Pasai untuk selalu diperintah oleh penguasa yang adil.
Secara umum Dirham terbuat dari perak. Tetapi Dirham Kerajaan Samudera Pasai berbeda karena terbuat dari emas berkadar 70 persen 22 karat. Namun, dalam perkembangannya kadar emas dan mutunya sering diturunkan.
Dirham dicetak dalam 2 pecahan, yaitu 1 Dirham dan 0,5 Dirham. Meski tidak ada nominal yang tertera pada Dirham, pengguna saat itu dapat membedakan keduanya dari ukuran Dirham.
Satu keping Dirham Samudera Pasai berdiameter 10-11 mm dengan berat 0,6 gram. Sementara setengah keping Dirham Samudera Pasai berdiameter 6 mm dengan berat 0,68 gram.
Sebagai uang yang digunakan untuk transaksi perdagangan, satu keping Dirham setara dengan 1 Ruse Portugis, 5 Dirham setara dengan 4 Shilling Inggris, dan 16 Dirham setara dengan 1 Real Spanyol.

EkonomiUangUang BaruKeuanganBank Indonesia

500

Baca Lainnya