• 2

Sudah Habiskan Rp 7,5 Triliun, Proyek MRT Ditargetkan Selesai Februari 2019

Sudah Habiskan Rp 7,5 Triliun, Proyek MRT Ditargetkan Selesai Februari 2019


Proyek pengerjaan angkutan massal berbasis kereta (Mass Rapid Transit/MRT) Jakarta fase I yang membentang dari Lebak Bulus ke Bundaran Hotel Indonesia (HI) sepanjang 15,7 kilometer (km) terus dikebut. Proyek yang dimulai pembangunannya sejak 10 Oktober 2013 ini ditargetkan rampung pada Februari 2019.
"Progres hari ini 50%. Kita berharap selesai dan beroperasi Februari 2019," kata Direktur Utama PT MRT Jakarta William Sabandar saat ditemui di lokasi proyek Bundaran HI, Jakarta, Rabu (14/12).

Proyek MRT Jakarta

Proyek MRT Jakarta (Foto: M Edy Sofyan/Kumparan.com)
Selain itu, Wiliam menambahkan hingga saat ini anggaran yang telah terpakai untuk membangun proyek MRT fase I sebesar Rp 7,5 triliun dari Rp 14,187 triliun total dana yang telah disiapkan.
"Nilainya sendiri sekitar Rp 15 triliun sepanjang 16 km. Sekarang ini sekitar 50% sekitar Rp 7,5 triliun terpakai," tambahnya.

Proyek MRT Jakarta

Proyek MRT Jakarta (Foto: M Edy Sofyan/Kumparan.com)
Ia juga menjelaskan, saat beroperasi nanti MRT akan melalui 13 stasiun. Ke 13 stasiun tersebut antara lain Stasiun Lebak Bulus-Stasiun Fatmawati-Stasiun Cipete Raya-Stasiun Haji Nawi-Stasiun Pasar Blok A-Stasiun Blok M-Stasiun Sisingamangaraja-Stasiun Bundaran Senayan-Stasiun Gelora Bung Karno-Stasiun Benhil-Stasiun Setiabudi-Stasiun Dukuh Atas-Stasiun Bundaran HI. Stasiun MRT fase I terdiri dari 7 stasiun layang (elevated) dan 6 stasiun bawah tanah (underground).
"Fase pertama Lebak Bulus sampai Bundaran HI itu ada 13 stasiun. Di 2017 kita akan akselerasi dengan konstruksi di 2018, persiapan operasi 2019," jelasnya.

InovasiEkonomiBisnis

500

Baca Lainnya