• 2

Gagal Lolos ke Piala Asia U-23, Luis Milla Keluhkan Kondisi Lapangan

Gagal Lolos ke Piala Asia U-23, Luis Milla Keluhkan Kondisi Lapangan


Luis Milla

Pelatih Timnas Indonesia, Luis Milla. (Foto: Alan Kusuma/kumparan)

Target meraih kemenangan tak terjadi dalam laga penutup Tim Nasional Indonesia U-22 di Grup H Kualifikasi Piala Asia U-23. Menghadapi Thailand di National Stadium, Bangkok, Minggu (23/7) malam WIB, Tim Nasional U-22 hanya mampu menutup laga dengan skor 0-0.
Skor imbang ini membuat Timnas U-22 hanya meraih empat poin dari tiga kali pertandingan. Sementara itu, Thailand mengoleksi lima poin. Thailand pun bakal menemani Malaysia yang lolos dengan status juara grup.
Dengan hanya meraih hasil imbang, Timnas U-22 pun gagal melangkah ke putaran final Piala Asia U-23 yang rencananya digelar tahun depan. Pasalnya, untuk lolos, setiap kesebelasan wajib mengakhiri babak kualifikasi sebagai juara grup atau setidaknya menjadi runner-up terbaik.


Dalam laga ini, Timnas U-22 memang tak bermain terlalu baik. Faktor lawan yang jauh lebih kuat serta kondisi lapangan yang becek membuat aliran bola Indonesia kerap terhenti sebelum masuk ke pertahanan Thailand.
Kendati demikian, Indonesia bukan tanpa peluang. Beberapa kali, Hansamu Yama dkk. menciptakan bahaya ke gawang Thailand. Meski pada akhirnya, peluang yang terjadi tak mampu dikonversi untuk menjadi gol.
Pelatih Timnas U-22, Luis Milla, memberikan komentar terkait apa yang terjadi dalam pertandingan ini. Menurut pelatih asal Spanyol tersebut, anak asuhnya sudah bekerja keras dan mampu lolos dari babak kualifikasi.


“Sedih melihat pertandingan tadi karena saya melihat para pemain bekerja sangat keras. Mereka seharusnya dapat hadiah lolos dari grup. Namun sangat disayangkan hasilnya tidak mendukung,” kata Milla saat konferensi pers seusai laga.
Milla mengaku bahwa dia telah paham gaya bermain yang diusung oleh Thailand. Namun, semua rencana yang dia buat akhirnya tak berjalan. “Kita memahami cara bermain Thailand, tetapi lapangan sangat sulit dan pemain harus kerja keras untuk bermain di lapangan seperti ini.”
Milla juga membenarkan bahwa dia sengaja mengubah taktik timnya jelang laga berakhir. Tak mampu mencetak gol, Milla memasukkan Andy Setyo dan meminta Hansamu tampil sebagai penyerang. “Hansamu sebagai penyerang karena waktu sudah mau habis. Kami membutuhkan dua pemain besar. Kita mencari gol lewat permainan bola panjang.”

Sepak BolaPSSITimnas IndonesiaLuis Milla

500

Baca Lainnya