• 0

Komentar Bernada Rasialis Berujung Denda untuk Lulic

Komentar Bernada Rasialis Berujung Denda untuk Lulic



Senad Lulic

Senad Lulic dalam pertandingan melawan Cagliari. (Foto: Paolo Bruno)
"Dua tahun yang lalu, dia (Ruediger) masih menjadi penjual kaos kaki dan sabuk di Stuttgart. Sekarang, dia berlagak bagai seorang fenomena."
Komentar bernada rasialis itu meluncur dari mulut pemain Lazio, Senad Lulic, ketika diwawancarai oleh Mediaset Premium usai Derby Roma (4/12/2016) lalu. Derby antara Roma dan Lazio itu sendiri berakhir dengan kemenangan 2-0 untuk I Lupi, lewat gol yang dicetak Kevin Strootman dan Radja Nainggolan.
"Ruediger memprovokasi kami bahkan sebelum laga dimulai. Saya tahu, ini bukan salah dia, tetapi salah orang-orang di sekelilingnya yang tak pernah mengajarinya sopan santun," tukas Lulic.
Lulic yang merupakan rekan setim penyerang Roma, Edin Dzeko, di Tim Nasional (Timnas) Bosnia & Herzegovina itu awalnya menolak untuk meminta maaf. Ia sempat diminta oleh awak Mediaset Premium untuk memikirkan kembali apa yang ketika itu baru saja dikatakannya, namun ia justru berkata, "Aku mengatakan apa yang kupikirkan."
Pada kesempatan wawancara lain, seperti dilansir Football Italia, Lulic masih menolak untuk meminta maaf dan mengatakan bahwa "orang kulit putih juga menjual kaus kaki."
Keesokan harinya, lewat akun Instagram-nya, Lulic akhirnya mau meminta maaf. Meski begitu, hujatan dari berbagai pihak sudah kadung ia terima, termasuk dari ekspemain Roma, Christian Panucci. "Lulic sudah mencapai titik terendah," ujar Panucci yang kini bekerja sebagai analis untuk Mediaset Premium.
Atas insiden ini, awalnya Lulic terancam hukuman larangan bermain 10 pertandingan, merujuk pada hukuman serupa yang diterima Alberto Grassi dalam sebuah pertandingan level junior. Namun, pihak penyelenggara Liga Italia Serie A, Lega Serie A menjatuhi hukuman larangan bermain selama 20 hari ditambah denda 10.000 euro. Jeda kompetisi Serie A selama sekitar dua pekan membuat Lulic hanya akan absen dalam pertandingan melawan Crotone (8/1/2017) mendatang.

Sepak BolaLiga ItaliaLazioSenad LulicSports

500

Baca Lainnya