kumplus- Opini Yoga Cholandha- Olahraga Hiburan

Jangan-Jangan yang Kita Butuhkan Memang Sportainment

1 Agustus 2022 15:19
·
waktu baca 6 menit
sosmed-whatsapp-whitecopy-link-circlemore-vertical
Selama ada pertandingan olahraga, selama itulah penonton akan ada. Tak peduli apakah pertandingan yang berlangsung adalah Manchester United vs Liverpool atau pertandingan voli antar-RT di sekitar rumah Anda, penonton bakal selalu ada meskipun jumlahnya tentu saja tak bisa dibandingkan.
Fenomena ini bisa dijelaskan dengan sains. Dalam artikelnya di Columbia Journalism Review pada 2014, Eric Simons menulis, "(Secara psikologis) olahraga digemari karena mengasyikkan. Olahraga digemari karena menyenangkan untuk dilihat. Olahraga digemari karena, seperti teater, ia adalah tempat menyalurkan ekspresi. Olahraga digemari karena orang-orang butuh pelarian dari masalah hidup. Olahraga digemari karena ia mampu menghubungkan orang-orang dengan dunia yang lebih besar."
Ya, ada berbagai alasan mengapa orang menyukai olahraga. Karena itu pula, pasar olahraga jadi sangat luas. Ada yang menyukai unsur kompetitif olahraga. Ada yang menggandrungi unsur hiburannya. Ada pula yang mencintai olahraga karena identitas. Karena itu, olahraga menjadi komoditi yang akan selalu bisa menarik perhatian dan, tak jarang, cuan.
Lanjut membaca konten eksklusif ini dengan berlangganan
Keuntungan berlangganan kumparanPLUS
check
Ribuan konten eksklusif dari kreator terbaik
check
Bebas iklan mengganggu
check
Berlangganan ke newsletters kumparanPLUS
check
Gratis akses ke event spesial kumparan
check
Bebas akses di web dan aplikasi
Kendala berlangganan hubungi [email protected] atau whatsapp +6281295655814
Konten Premium kumparanPLUS
Saya sendiri tak akan menonton turnamen tersebut dan akan terus mengkritiknya. Tapi Anda bebas untuk mengambil sikap seperti apa pun. Kolom Yoga Cholandha (@yogach_) di @kumparanplus.
Sedang memuat...0 Konten
Sedang memuat...0 Konten
Sedang memuat...0 Konten
Sedang memuat...0 Konten
Sedang memuat...0 Konten