Konten dari Pengguna
5 Hal yang Cuma Kamu Dapat Saat Jadi Volunteer, Bukan di Kelas
11 Juli 2025 21:18 WIB
·
waktu baca 3 menit
Kiriman Pengguna
5 Hal yang Cuma Kamu Dapat Saat Jadi Volunteer, Bukan di Kelas
Volunteering jadi batu loncatan penting bagi fresh graduate. Bangun skill, jejaring, dan portofolio tanpa harus menunggu pekerjaan tetap.Yucke Aulia
Tulisan dari Yucke Aulia tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

ADVERTISEMENT
Lulus kuliah bukan berarti selesai, justru menjadi awal dari perjalanan karier. Tapi bagaimana jika belum memiliki pengalaman kerja tetap? Jawabannya bisa dimulai dari menjadi volunteer.
ADVERTISEMENT
"Saya memulai langkah profesional bukan dari meja kantor, melainkan langsung terjun ke lapangan sebagai usher, liaison officer, hingga pengajar relawan. Dari situ saya belajar bahwa pengalaman langsung membentuk banyak hal yang tidak kita dapatkan di bangku kuliah," jelas Yucke Aulia.
Berikut ini lima alasan kuat mengapa kamu wajib mencoba menjadi volunteer sebelum memasuki dunia kerja sepenuhnya:
1. Dapat Pengalaman Nyata, Bukan Sekadar Teori
Ketika terlibat dalam kegiatan volunteer, kamu langsung bersentuhan dengan situasi kerja sesungguhnya. Sebagai contoh, saat menjadi bagian dari Surabaya X Beauty dan IdeaCloud Conference, belajar menghadapi klien, menangani situasi di lapangan, serta berkoordinasi lintas divisi. Hal-hal tersebut tidak akan kamu temukan hanya dari teori di kelas.
ADVERTISEMENT
Saat volunteering, jangan cuma “ikut”. Tawarkan bantuan lebih, ambil inisiatif. Itu yang bikin pengalamanmu berharga dan berkesan di mata panitia atau rekan kerja.
2. Asah Soft Skill yang Dicari HR
Perusahaan saat ini tidak hanya mencari kandidat yang cerdas secara akademik, tetapi juga yang kuat dalam soft skill. Melalui pengalaman sebagai volunteer, terbiasa melatih kemampuan komunikasi, public speaking, kerja tim, hingga empati. Setelah event selesai, evaluasi dirimu. Catat apa yang kamu pelajari dan bagaimana skill itu bisa kamu bawa ke dunia kerja profesional.
3. Perluas Jaringan Profesional
Satu event bisa jadi pintu ke peluang kerja. Banyak kesempatan kerja freelance datang dari relasi yang ditemui saat volunteering. Bahkan, beberapa HR dan profesional industri yang dikenal di lapangan kini jadi koneksi penting di perjalanan karier.
ADVERTISEMENT
Jadilah pribadi yang terbuka dan mudah diajak kerja sama. Jangan lupa menyapa tim dengan ramah, jaga etika kerja, dan follow-up setelah kegiatan selesai melalui pesan atau media sosial profesional seperti LinkedIn.
4. Uji Passion dan Minat Karier
Ikut banyak jenis kegiatan relawan bikin kamu kenal lebih dalam tentang diri sendiri. Apakah kamu suka kerja di balik layar, berhadapan langsung dengan orang, atau di dunia edukasi? Dari pengalaman itu, sadar minat ada di bidang komunikasi publik, edukasi, dan sosial. Cobalah kegiatan dari berbagai sektor, misalnya pendidikan, sosial, atau event kreatif. Catat mana yang membuatmu paling bersemangat, karena itu bisa menjadi petunjuk arah karier yang cocok untukmu.
5. Bikin CV Lebih Bernyawa
ADVERTISEMENT
Buat kamu yang CV-nya masih minim pengalaman kerja, volunteering adalah penyelamat. Kamu bisa tulis peranmu secara konkret, tunjukkan bahwa kamu aktif, mau belajar, dan punya kontribusi nyata. HR akan melihat kamu sebagai kandidat yang inisiatif, adaptif, dan bersemangat.
Jangan anggap remeh kegiatan volunteer. Ini bukan hanya soal “isi waktu luang”, tetapi investasi pengalaman, jaringan, dan pengembangan diri yang akan berguna di masa depan. Saat kamu bisa menceritakan pengalaman ini dengan penuh percaya diri dalam CV atau wawancara, kamu menunjukkan bahwa kamu adalah pribadi aktif, adaptif, dan siap berkontribusi.
ADVERTISEMENT
Jadi, tunggu apa lagi? Mulailah dari yang bisa kamu lakukan hari ini. Kesempatan besar kadang datang dari hal kecil yang kamu kerjakan dengan sepenuh hati.

