• 1

Presiden Korsel Park Geun-hye Dimakzulkan, Masyarakat Bersorak

Presiden Korsel Park Geun-hye Dimakzulkan, Masyarakat Bersorak


Parlemen Korea Selatan akhirnya menyetujui pemakzulan terhadap Presiden Park Geun-hye. Presiden perempuan pertama Korsel tersebut dimakzulkan menyusul rangkaian protes dari jutaan masyarakat Negeri Ginseng di jalan-jalan.
Dilansir dari AP, Jumat (9/12), setelah dokumen resmi pemakzulan diserahkan ke Blue House, kekuasaan Park akan dilucuti. Selanjutnya kepemimpinan akan beralih sementara ke Perdana Menteri Hwang Kyo-ahn hingga Mahkamah Konstitusi memutuskan Park mundur permanen.

Konfrensi Pers Presiden Park Usai Dimakzulkan

Konfrensi Pers Presiden Park Usai Dimakzulkan (Foto: Baek Sung-ryul/Yonhap via AP)
"Saya ingin mengatakan bahwa saya sangat menyesal kepada bangsa dan orang-orang (Korsel). Karena bangsa ini harus mengalami gejolak akibat kelalaian saya serta kurangnya pengendalian saya terhadap keamanan dan ekonomi negara yang sedang mengalami kesulitan," kata Park dalam pertemuan kabinet usai pemungutan suara yang berujung pada kesepakatan pemakzulannya.
Park mendesak agar negara kembali bersatu di bawah kepemimpinan perdana menteri. Ia juga mengatakan akan meninjau pengadilan pemakzulan.

Juru Bicara Majelis Nasional Korea Chung Sye-kyun Mensahkan Pemakzulan Presiden Park

Juru Bicara Majelis Nasional Korea Chung Sye-kyun Mensahkan Pemakzulan Presiden Park (Foto: Kim Hong-Ji/Pool Photo via AP)
Saat serah terima kekuasaan kepada perdana menteri, Park berpesan kepada Menteri Pertahanan Korsel untuk menempatkan militer dalam siaga satu guna menangkal setiap provokasi terkait Korea Utara.
Sejauh ini tidak ada laporan mencurigakan terkait Korea Utara. Juru Bicara Majelis Nasional Chung Sye-kyun mengatakan RUU tentang pemakzulan Park disahkan dengan 234 suara persetujuan, 56 penentangan, 7 suara tak valid, dan sisanya dua orang abstain.

Masyarakat Korea Bersorak Usai Pengumuman Pemakzulan Presiden Park

Masyarakat Korea Bersorak Usai Pengumuman Pemakzulan Presiden Park (Foto: AP Photo/Lee Jin-man)
Dalam pengambilan suara tersebut hadir pula korban bencana kapal feri 2014 yang menewaskan lebih dari 300 orang. Park ketika itu disalahkan akibat ketidakmampuan pemerintah karena korupsi.
Masyarakat Korsel bersorak dan bertepuk tangan usai pemakzulan resmi diumumkan.

NewsHukumMedia SosialBreaking NewsRegional

500

Baca Lainnya