• 2

Rusia: Pesawat Tu-154 Jatuh Akibat Kesalahan Teknis

Rusia: Pesawat Tu-154 Jatuh Akibat Kesalahan Teknis



Tupolev-154

Pesawat Tu-154 dengan nomor registrasi RA-85572 di bandara militer Chkalovsky. (Foto: Dmitry Petrochenko/AP Photo)
Penyebab jatuhnya pesawat militer Rusia Tu-154 di Laut Hitam yang menewaskan 92 orang kemungkinan akibat kesalahan teknis. Hal itu diungkapkan oleh Menteri Transportasi Rusia Maksim Sokolov saat menghadiri upacara berkabung bagi korban.
Sebanyak 84 penumpang dan delapan awak di pesawat tersebut diyakini meninggal dunia, seperti dilansir Reuters, Senin (26/12). Pesawat tersebut jatuh setelah dua menit meninggalkan landasan pacu di Kota Sochi, selatan Rusia.
Para penumpang pesawat yang wafat di antaranya ada puluhan penyanyi dari paduan suara militer yang terkenal di Rusia, sembilan wartawan Rusia, dan seorang dokter. Lebih dari 3.000 petugas penyelamat diberangkatkan dengan 32 kapal termasuk 100 penyelam dari Rusia menuju lokasi kecelakaan.

Update Pesawat Rusia Jatuh

Lilin tanda duka cita masyarakat Rusia atas jatuhnya pesawat Tu-154. (Foto: MAXIM SHEMETOV/REUTERS)
Kementerian Pertahanan Rusia mengungkapkan, helikopter, pesawat nirawak, dan kapal selam sedang digunakan untuk membantu mencari tubuh dan puing-puing pesawat. Lampu sorot disediakan untuk pencarian yang akan dilakukan sepanjang malam.
Maksim Sokolov juga menyebut bahwa teroris tidak terlibat dalam kecelakaan ini. Pihak berwenang sedang menyelidiki kesalahan teknis yang mungkin terjadi.
Namun beberapa pakar penerbangan mencatat ada beberapa faktor mengarah ke serangan teror. Seperti misalnya kegagalan kru pesawat untuk melapor.
"Kemungkinan kerusakan... pasti akan mencegah kru untuk melapor," ucap Vitaly Andreyev, mantan pengawas udara senior Rusia kepada RIA Novosti.
Rusia menjadi sasaran serangan teror sejak terlibat dalam perang di Suriah. Beberapa kali pesawat Rusia jatuh akibat serangan kelompok militan.
Pada Oktober 2015, pesawat penumpang Rusia yang membawa wisatawan jatuh di Mesir, menewaskan 224 orang. Menurut penyelidikan, militan berhasil menyusupkan peledak di dalam pesawat tersebut. ISIS mengklaim berada di balik peristiwa ini.
Pada Agustus 2004, dua pesawat Rusia meledak di udara, menewaskan 89 orang di dalamnya. Kelompok militan separatis Chechen mengaku anggota mereka meledakkan bom bunuh diri di pesawat tersebut.

Pesawat Rusia JatuhRusiaBreaking NewsNewsPesawat

500

Baca Lainnya