• 1

Topan 'Nock-ten' Melanda Filipina, Dua Orang Tewas

Topan 'Nock-ten' Melanda Filipina, Dua Orang Tewas



Badai di Filipina

Kerusakan yang di sebabkan oleh badai di Filipina (Foto: REUTERS/Erik De Castro)
Dua provinsi di Filipina, Camarines dan Albay, diterjang topan, Senin (26/12). Akibat terjangan angin yang diberi nama Nock-ten itu, banyak pohon dan tiang listrik rusak.
Polisi melaporkan setidaknya dua orang tewas akibat topan itu. Dilansir Reuters, Senin (26/12), polisi memperingatkan warga tentang potensi banjir bandang dan tanah longsor.
Topan Nock-ten memiliki kecepatan angin sekitar 130 kilometer per jam (KPJ) dan menuju ke bagian barat Laut Cina Selatan. Di Manila, topan ini melintas dengan kecepatan 20 KPJ.
Gara-gara topan itu, transportasi darat, laut, dan udara terganggu. Setidaknya hingga 36 jam atau sampai bergeser ke selatan Vietnam, situasi Filipina masih belum kondusif.
Menteri Energi Filipina, Alfonso Cusi, berjanji akan segera melakukan pemulihan akibat kerusakan di Camarines dan Albay. "Kami sudah siap untuk itu. Kami sedang melihat kerusakan dan akan segera memperbaiki fasilitas energi di sana," kata dia.
Filipina termasuk wilayah "langganan" topan. Per tahun, topan melintas dengan kecepatan 20 KPJ. Topan yang "mampir" kali ini mengakibatkan 300.000 mengungsi ke tempat penampungan.
"Mereka dipindahkan ke tempat yang aman yaitu di daerah dengan tanah yang tinggi," ucap juru bicara Badan Bencana Nasional Filipina, Mina Narasigan.
Polisi menyatakan dua orang, masing-masing dari Provinsi Camarines dan Quezon, tewas. Adapun menurut laporan Radio DZBB, korban di Quezon adalah anak laki-laki, dan korban di Camarines adalah anak gadis yang terkena reruntuhan rumah.
Adapun polisi sedang menyelidiki laporan penjaga pantai yang mengaku melihat kapal feri diterjang oleh gelombang raksasa akibat topan.

FilipinaBreaking NewsNewsBadaiPantai

500

Baca Lainnya