• 4

Warga Kota di Irak Akhirnya Bisa Rayakan Natal

Warga Kota di Irak Akhirnya Bisa Rayakan Natal



Natal di Gaza

Sebuah toko di kota Gaza menjual hiasan Natal (Foto: Said Khatib/Getty Images)
Ratusan orang Nasrani di Irak pada hari Sabtu (24/12) berbondong-bondong ke Kota Bartella. Bartella merupakan sebuah kota yang baru-baru ini kembali direbut dari ISIS.
Ini merupakan perayaan Natal pertama di kota yang dekat dengan Mosul sejak 2013. Bartella juga merupakan rumah bagi ribuan pemeluk Kristen Suriah yang pada Agustus 2014 lalu dikosongkan karena jatuh di tangan ISIS.
Kemudian pasukan Irak berhasil mengambil kembali kota tersebut dengan didukung oleh Amerika pada bulan Oktober. "Perasaannya campur aduk antara kesedihan dan kesenangan," kata Uskup Mussa Shemali seperti dilansir dari Reuters di Gereja Mar Shimoni sebelum misa malam Natal.

Natal di Irak

Persiapan Natal di gereja Mar Hanna, Irak (Foto: Chris McGrath/Getty Images)
"Kami sedih melihat apa yang telah dilakukan di tempat-tempat suci kami di negara sendiri. Tetapi pada saat yang sama kami senang dapat kembali merayakan Natal bersama pertama dalam dua tahun terakhir," lanjut dia.
Bartella terletak di wilayah Nineveh yang merupakan permukiman paling kuno umat Kristen yang berusia hampir 2.000 tahun. ISIS mengincarkan semua orang di wilayah itu, termasuk Muslim yang tidak mematuhi aturan mereka.
Akan ada hukuman berat apabila mereka tidak patuh pada ISIS. ISIS juga mengultimatum umat Kristen di Kota Niniwe untuk membayar pajak, masuk Islam atau mati dengan pedang.

Santa Claus yang Tak Hanya Datang di Malam Natal

Santa Claus yang Tak Hanya Datang di Malam Natal (Foto: Unsplash )
Akibatnya, umat Kristen di kota tersebut melarikan diri ke timur tepatnya di wilayah otonomi Kurdi di seberang Sungai Zab. Butuh waktu lama sebelum warga bisa kembali ke kota yang kini tanpa fasilitas publik itu.
"Ini adalah hari terbaik dalam hidup saya yang saya pikir tidak akan pernah terjadi," ungkap Shrook Tawfiq, seorang ibu rumah tangga berumur 52 tahun yang mengungsi ke Kota Erbil.
Saat ini ISIS masih menguasai Kota Mosul yang merupakan benteng terakhir mereka di Irak. Lebih dari satu juta orang diperkirakan masih berada di Kota Mosul.

ISISInternasionalIrakAmerika SerikatNews

500

Baca Lainnya