5 Kebiasaan Sepele yang Bisa Merusak Ginjal Anak
ยทwaktu baca 3 menit

Kesehatan ginjal anak sering kali luput dari perhatian karena gangguan ginjal umumnya tidak menimbulkan gejala pada tahap awal. Padahal, ada beberapa kebiasaan sehari-hari yang terlihat sepele, tetapi dapat meningkatkan risiko masalah ginjal di kemudian hari.
Dokter Spesialis Anak Konsultan Nefrologi Anak, dr. Reza Fahlevi, SpA(K) mengatakan, gaya hidup yang kurang sehat bisa menjadi salah satu faktor yang dapat memengaruhi kesehatan ginjal anak dalam jangka panjang.
Lalu, kebiasaan apa saja yang perlu diwaspadai orang tua?
Waspadai 5 Kebiasaan Sepele Ini, Bisa Perlahan Merusak Ginjal Anak
1. Terlalu Banyak Konsumsi Garam
Makanan tinggi garam tidak hanya berdampak pada tekanan darah orang dewasa, tetapi juga anak-anak.
"Misalnya konsumsi garam berlebihan itu bisa memicu terjadinya hipertensi pada anak yang bisa berujung pada masalah ginjal," jelasnya.
Karena itu, orang tua sebaiknya membatasi makanan tinggi natrium, seperti makanan instan, camilan kemasan, hingga makanan cepat saji.
2. Pola Makan Tinggi Gula dan Lemak hingga Menyebabkan Obesitas
Obesitas pada anak bukan hanya berkaitan dengan risiko diabetes atau penyakit jantung. Kondisi ini juga dapat berdampak pada kesehatan ginjal.
Menurut dr. Reza, konsumsi makanan dan minuman tinggi gula serta lemak yang berlebihan dapat menyebabkan obesitas, yang kemudian meningkatkan risiko gangguan ginjal di masa mendatang.
3. Sering Menahan Buang Air Kecil
Tak sedikit anak yang menunda buang air kecil karena sedang bermain atau sibuk beraktivitas. Kebiasaan ini ternyata tidak boleh dianggap remeh.
dr. Reza menjelaskan, sering menahan pipis dapat meningkatkan risiko infeksi saluran kemih (ISK). Jika infeksi terjadi berulang atau berlangsung dalam jangka panjang, kondisi tersebut dapat memengaruhi fungsi ginjal.
4. Kurang Minum Air Putih
Asupan cairan yang cukup sangat penting untuk menjaga fungsi ginjal tetap optimal. Sebaliknya, dehidrasi yang terjadi terus-menerus dapat memberikan beban pada ginjal.
"Dehidrasi kronik juga bisa menyebabkan masalah ginjal. Makanya anak-anak itu harus kita biasakan untuk minum air putih yang cukup," kata dr. Reza.
Ia juga menyarankan orang tua untuk lebih sering menawarkan air putih dibandingkan minuman manis atau minuman kemasan.
5. Mengonsumsi Obat Tanpa Pengawasan Dokter
Pemberian obat kepada anak sebaiknya tidak dilakukan sembarangan. Beberapa jenis obat, termasuk obat pereda nyeri dari golongan NSAID (obat antiinflamasi nonsteroid) dapat berdampak pada ginjal jika digunakan secara berlebihan atau dalam jangka waktu lama.
"Jadi, pastikan obat-obatan yang diminum oleh si kecil dalam supervisi dari dokter," pesannya.
Orang Tua Perlu Membiasakan Gaya Hidup Sehat Sejak Dini
Menjaga kesehatan ginjal anak tidak selalu membutuhkan langkah yang rumit. Kebiasaan sederhana seperti membatasi konsumsi garam dan gula, memastikan anak cukup minum air putih, mengajarkan anak untuk tidak menahan pipis, serta menghindari penggunaan obat tanpa anjuran dokter dapat membantu menjaga fungsi ginjal tetap sehat hingga dewasa.
Semakin dini kebiasaan sehat diterapkan, semakin besar pula peluang untuk mencegah berbagai masalah ginjal di masa depan.
