Opini Dalipin

Generasi (Suka) Keluh Kesah

tidak tertarik dengan banyak hal. insecure one trick pony.
6 Mei 2022 10:19
·
waktu baca 4 menit
sosmed-whatsapp-whitecopy-link-circlemore-vertical
Saya tidak begitu paham mengapa di media sosial ramai perbincangan–hingga rasanya seperti fobia–mengenai cara menghadapi pertanyaan keluarga (besar) ketika berlebaran: tentang kawin-mawin, anak-beranak, pekerjaan, dan segala hal yang dianggap pribadi oleh generasi digital.
Beberapa menyatakan enggan untuk pulang. Muncul juklak, juknis, hingga how to menjawab pertanyaan-pertanyaan semacam itu. Ada saran cara mempersiapkan mental, dan tak kurang juga yang membeberkan pengalaman praktis untuk menghadapinya.
Begitu menerorkah? Begitu burukkah? Begitu intrusifkah? Apakah deret pertanyaan yang dianggap pribadi jadi satu-satunya yang muncul saat lebaran?
Lanjut membaca konten eksklusif ini dengan berlangganan
Keuntungan berlangganan kumparanplus
check
Ribuan konten eksklusif dari kreator terbaik
check
Bebas iklan mengganggu
check
Berlangganan ke newsletters kumparanplus
check
Gratis akses ke event spesial kumparan
Kendala berlangganan hubungi [email protected] atau whatsapp +6281295655814
Konten Premium kumparanplus
Sejarah, dan Borobudur adalah monumen kesejarahan, di antara lainnya, memberi rasa nyaman akan ketersinambungan eksistensi kita dengan masa lalu. Kolom Yusuf "Dalipin" Arifin, terbit tiap Jumat.
Sedang memuat...0 Konten
Sedang memuat...0 Konten
Sedang memuat...0 Konten
Sedang memuat...0 Konten
Sedang memuat...0 Konten