KumplusOpini- Klitih

Klitih

tidak tertarik dengan banyak hal. insecure one trick pony.
8 April 2022 10:41
·
waktu baca 5 menit
sosmed-whatsapp-whitecopy-link-circlemore-vertical
Pergeseran Yogya dari kota sepeda menjadi kota sepeda motor terjadi bersamaan dengan saya menginjak masa remaja. Sekitar awal pertengahan 1980an. Pergeseran tersebut terjadi begitu mencolok, perubahannya bisa kami lihat dari hari ke hari.
Jalan depan rumah yang di pagi buta dilewati pesepeda sambung-menyambung tanpa putus membawa hasil bumi dari Bantul untuk dipasok ke pasar kota, mulai diselingi mereka yang bersepeda motor. Suara derit khas sepeda yang dikayuh dengan timpalan obrolan pengendaranya mulai sesekali dipecah suara knalpot.
Anak SMA mulai lebih banyak yang berkendara sepeda motor ketimbang sepeda kayuh. Saya termasuk yang masih bersepeda, karena hanya itu adanya. Tetapi usai penjurusan, saya satu kelas dengan seorang teman yang bersepeda motor dan kebetulan rumah kami tak berjauhan. Ia berbaik hati untuk mengajak pergi pulang sekolah bersama setiap harinya.
Lanjut membaca konten eksklusif ini dengan berlangganan
Keuntungan berlangganan kumparanplus
check
Ribuan konten eksklusif dari kreator terbaik
check
Bebas iklan mengganggu
check
Berlangganan ke newsletters kumparanplus
check
Gratis akses ke event spesial kumparan
Kendala berlangganan hubungi [email protected] atau whatsapp +6281295655814
Konten Premium kumparanplus
Sejarah, dan Borobudur adalah monumen kesejarahan, di antara lainnya, memberi rasa nyaman akan ketersinambungan eksistensi kita dengan masa lalu. Kolom Yusuf "Dalipin" Arifin, terbit tiap Jumat.
Sedang memuat...0 Konten
Sedang memuat...0 Konten
Sedang memuat...0 Konten
Sedang memuat...0 Konten
Sedang memuat...0 Konten