Opini Dalipin - Gajah di Pelupuk Mata
19 Juli 2021 9:45
·
waktu baca 5 menit

Kritik Sebesar Gajah di Pelupuk Mata

Subuh baru saja selesai. Rumah Joko Taruno yang terletak di barat kampus Institut Seni Indonesia (ISI), Bantul sudah ramai dengan ibu-ibu di dapur. Kebanyakan tetangga dekat. Mereka datang untuk membantu istri Joko memasak.
Sebelum tengah hari mereka harus mempersiapkan setidaknya 500 bungkus makanan untuk disebar ke seantero kota Yogyakarta dan sekitarnya. Ini jadi kegiatan rutin setiap hari yang mereka lakukan selama beberapa bulan terakhir seiring semakin parahnya pandemi COVID-19 di kota itu.
Makanan itu disebar oleh sukarelawan sebagai bantuan makan siang untuk kalangan tidak mampu yang terpaksa harus menjalani isolasi mandiri (isoman) di rumah masing-masing. Data didapat berdasar permintaan lewat grup WhatsApp Gerakan Keroyokan Sedekah, nama organisasi yang menaungi gerakan ini.
Keuntungan berlangganan kumparan+
  • Ratusan konten premium dari pakar dan kreator terbaik Indonesia
  • Bahasan mendalam dengan kemasan memikat
  • Pengetahuan, hiburan, dan panduan yang solutif untuk hidupmu
Sapiens, juga buku-buku generalis lain yang coba jadi Theory of Everything, punya beberapa kecenderungan menonjol. Salah satunya adalah mengeliminasi fakta pengetahuan yang dianggap tak sejalan. Opini Yusuf Arifin di #kumparanplus. Terbit tiap Senin.