kumplus - dalipin - Terawan

Mengabaikan Tabiat Ilmiah

tidak tertarik dengan banyak hal. insecure one trick pony.
1 April 2022 10:28
·
waktu baca 6 menit
sosmed-whatsapp-whitecopy-link-circlemore-vertical
Selama 12 tahun terakhir, entah sudah berapa banyak upaya pengobatan yang kami—saya dan istri—coba untuk menyembuhkan penyakit yang diderita istri. Dari yang medis-ilmiah, non-medis, dan yang di garis abu-abu (menggabungkan medis dan non-medis).
Pada 2013 prosedur medis-klinis selesai dijalani istri. Tiga kali kepala istri harus di operasi dan 35 kali ia menjalani penyinaran radioterapi. Dokter mengatakan bahwa mereka sudah melakukan segala yang disediakan penanganan medis modern: tumor yang bersarang di kepala—yang karena satu dan lain hal tidak bisa diambil—sudah terkendali tetapi karenanya kualitas hidup istri akan menurun lebih cepat seiring waktu.
Walau dari awal kami sudah diberitahu akan kemungkinan hasilnya, dan memang persis seperti yang diperkirakan, kami tetap diminta untuk berkonsultasi dengan tim dokter lain untuk bandingan. Kami meminta dua tim dokter lain untuk melakukan analisis. Kesimpulannya sama dengan tim dokter yang pertama.
Lanjut membaca konten eksklusif ini dengan berlangganan
Keuntungan berlangganan kumparanplus
check
Ribuan konten eksklusif dari kreator terbaik
check
Bebas iklan mengganggu
check
Berlangganan ke newsletters kumparanplus
check
Gratis akses ke event spesial kumparan
Kendala berlangganan hubungi [email protected] atau whatsapp +6281295655814
Konten Premium kumparanplus
Sejarah, dan Borobudur adalah monumen kesejarahan, di antara lainnya, memberi rasa nyaman akan ketersinambungan eksistensi kita dengan masa lalu. Kolom Yusuf "Dalipin" Arifin, terbit tiap Jumat.
Sedang memuat...0 Konten
Sedang memuat...0 Konten
Sedang memuat...0 Konten
Sedang memuat...0 Konten
Sedang memuat...0 Konten