kumplus kover story opini mas dal 22 november 2021

Menyiasati (Hukum) Tuhan

tidak tertarik dengan banyak hal. insecure one trick pony.
22 November 2021 9:26
·
waktu baca 4 menit
sosmed-whatsapp-whitecopy-link-circlemore-vertical
“Alam dan hukumnya bersembunyi dalam gelap malam. Tuhan berfirman, Jadilah Newton! Dan segalanya terang-benderang.”
Demikianlah Alexander Pope menutup epitaf yang ditulisnya untuk Sir Isaac Newton. Dia mengerti: kata-kata manusia, sekalipun datang dari penyair besar seperti dirinya, takkan cukup untuk menggambarkan keagungan Newton. Setelah menyatakan bahwa sang ilmuwan dikekalkan oleh waktu, alam, dan surga, dia bertekuk lutut sembari meminjam--dan memodifikasi--ayat-ayat dari kitab suci.
Pada 1687, mahakarya Newton Philosophiae Naturalis Principia Mathematica (selanjutnya disebut Principia) terbit dan memukau Eropa. Buku tersebut menjelaskan bagaimana benda-benda langit bekerja dan saling memengaruhi dengan bukti-bukti matematis yang tak terbantahkan. Kejernihan dan kelengkapannya tak tertandingi pada masa itu; seolah-olah Tuhan sendirilah yang menunjuk Newton untuk menerangkan hukum-hukum yang telah ditetapkannya bagi alam raya.
Lanjut membaca konten eksklusif ini dengan berlangganan
Keuntungan berlangganan kumparan+
check
Ribuan konten eksklusif dari kreator terbaik
check
Bebas iklan mengganggu
check
Berlangganan ke newsletters kumparan+
check
Gratis akses ke event spesial kumparan