Cover- Yusuf Mansur
22 November 2020 12:52

Berjuanglah Bersama Allah

Berjuanglah Bersama Allah (1321)
Yusuf Mansur. Foto: kumparan.
Selalu ada sisi yang mempersatukan, mendinginkan, bikin adem, bikin teduh. Selamat terus berjuang, buat semua orang, di urusan perjuangannya. Bumi ini memang bumi perjuangan.
ADVERTISEMENT
Ada yang sedang berjuang nyari jodoh. Ada yang sedang berjuang nyari nafkah. Ada yang berjuang ngambil kembali hak atas tanah dan rumah yang diambil oleh orang dengan aniaya. Ada yang sedang berjuang untuk dakwah, pendidikan, syiar Qur'an. Ada yang sedang berjuang ngajar Qur'an, ngafal Qur'an, belajar Qur'an. Ada yang sedang berjuang menafkahi istri dan anak-anaknya, atau membantu suami dan anak-anaknya. Ada yang sedang berjuang buat komunitasnya, seperti Wirda dan Quumii dengan Millenial Anti Bokek-nya. Ada yang sedang berjuang ngajuin judul skripsi, tesis, disertasi. Ada yang sedang berjuang melawan kankernya, tumor ganas yang dideritanya.
Macem-macem perjuangan itu. Tinggal yang berjuang, berjuanglah bersama Allah. Siapa pun. Termasuk misalnya, DPR dan pemerintah. Apakah sudah bersama Allah? Dalam hari-hari perancangan hukum dan sampai malam keputusan? Doa-doa, istikharah, salat-salat hajat, khataman Qur'an, misalnya.
ADVERTISEMENT
Bagi yang muslim Muslimah, Allah Dulu, Allah Lagi, Allah Terus. Ini yang harus dipastikan. Ngejaga niat perjuangan juga untuk apa-apa yang diperjuangkan, jika terus-menerus bersama Allah. Petinggi tertinggi, penguasa paling berkuasa, ya hanya Allah.
Dan kalau sudah ke Allah, misalnya, kan gak mungkin juga meminta dukungan untuk sesuatu yang salah, buruk, aniaya, sesat, jahat, zalim? Gak mungkin. Bisa digetok dari awal kita kalau ajuan perjuangannya di sesuatu yang tidak diridai-Nya.
Dan untuk yang berjuang, jangan merasa berjuang. Ini penting. Supaya gak lelah hati, lelah pikiran, dan memandang kecil orang lain. Merasa cuma dirinya dan kelompoknya yang berjuang. Ini mah gak siapa, gak siapa, dan gak diapa, gak diapa. Semuanya.
Misal, seorang ayah yang nyari nafkah. Wuah, jika ia merasa berjuang, sendirian, terus ngecilin peran istri, anak, orang-orang tua yang tinggal di rumahnya, nanti capek hati sendiri. Makanya saya ngajak diri saya dan semua yang diajak untuk ke Allah. Berjuanglah. Siapa pun itu. Pastikan aja Allah ngedukung.
ADVERTISEMENT
sosmed-whatsapp-whitesosmed-facebook-whitesosmed-twitter-whitesosmed-line-white