kumparan
4 November 2019 9:26

Hebatnya Menjalankan Sedekah

Cover-Yusuf Mansur
Yusuf Mansur. Foto: kumparan
Dua amalan yang disebutkan pertama kali pada urutan tertib surat dan ayat, setelah iman adalah salat dan sedekah. Mengamalkan ilmu sedekah biasanya dalam keadaan super sulit.
ADVERTISEMENT
Dimana-mana orang bilang, "Saya aja sulit gimana buat orang lain?" Tapi buat saya makin kita susah makin harus bersedekah. Bukan orang kaya aja yang wajib bersedekah, tapi kita yang miskin yang wajib bersedekah.
Kenapa? Karena kalau yang kaya dia bersedekah dia tambah kayanya sedangkan yang miskin tetap miskinnya. Tidak ada jalan yang lebih cepat dari bersedekah. Believe or not, itu adalah kalam Allah, kalau kita megimaninya.

Matsalulladzina yunfiquna amwalahum fii sabilillahi kamatsali habbah ambatat sab’a sanaabila fii kulli tsumbulatimmiatu habbah wallahu yudhoifu limayyasyaa wallahu wasi’un ‘aliim (QS 2: 260).

Allah punya janji tuh, siapa yang memberi 1 dikali 700 kali lipat. Hanya karena kita punya dosa banyak kemungkinan itu terjadi berkurang balasan Allah karena sebagian dikonversi untuk ampunan bagi kita.
ADVERTISEMENT
Ketika saya di sel, saya meyisakan sepotong roti buat jaga-jaga kalau makanan enggak dateng. Suatu ketika saya melihat semut berjejer di atas pintu sel. Saya bilang sama itu semut, "Saya lagi kangen, saya pengin makan gulai otak, saya pengin makan rendang."
Saya kasih itu roti terus saya berbalik dan berzikir, "Yah Allah buktikan buktikan janjimu dan janji rasulmu."
Abis itu saya nengok, abis itu roti saya, saya senang. Enggak sampai setengah jam saya dipanggil petugas, "Kamu udah makan belum?"
"Belum."
"Ayo, sini ke ruangan, lagi banyak makanan, kamu pilih apa yang kamu suka." Itu rumah makan padang pindah ke situ.
Dulu, tangan saya hitam gara-gara jadi tukang potong ayam. Saya ingat betul, ulang tahun pertama saya bersama istri, istri saya menghadiahkan sarung tangan, apa kata istri saya?
ADVERTISEMENT
"Selamat ulang tahun ya kakak, ini hadiahnya sarung tangan, supaya tangan kakak enggak item." Saya nangis tuh. "Pokoknya nanti kita jadi orang kaya, kalau adek ridho, kakak pulang bawa janji Allah."
Maksudnya gimana janji Allah? Kalau kita pulang bawa rezeki Rp 20 ribu, ya itu rejeki kita segitu. Tapi kalau rezeki kita Rp 20 ribu pulang bawa janji Allah, Rp 20 ribu sedekahin.

Man jaa a bil hasanati falahuasyru amtsaliha (QS 6:160).

10 dikurangi 1 sama dengan 9, itu kata guru SD. Kalau begitu ceritanya enggak ada yang mau sedekah.
10 dikurangi 1 itu 19. Dari mana ilmunya? Ilmunya surah Al-An’am ayat 160 yang sudah disebutkan.
ADVERTISEMENT
Kalau dikurang 22? 28. Begitu seterusnya, yang kita kasih dikali 10 terus ditambah saldo. Bayangkan kalo kita sedekahin semuanya.
Kata Allah, "Kalau kalian sungguh-sungguh menjalankan apa yang menjadi perintahku maka akan aku turunkan para malaikatku."
Tulisan ini adalah kiriman dari user, isi tulisan ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan