kumparan
News23 Mei 2020 9:50

Mengapa Harus Menjaga Jalinan Hubungan Harmonis dengan Allah SWT?

Konten kiriman user
Cover- Yusuf Mansur
Yusuf Mansur. Foto: kumparan.
Betapa banyak nikmat yang Allah berikan kepada kita hamba-NYA. Nikmat tersebut berupa nikmat keimanan, nikmat kesehatan, nikmat hidayah, dan nikmat serta anugerah yang lain.
ADVERTISEMENT
Allah SWT berfirman, “Jika kalian menghitung nikmat Allah, maka kau tidak dapat menghitungnya” (Q.S Ibrahim : 34). Di antara sebab-sebab untuk memperbaiki hubungan dengan Allah Subhaana Wa Ta’ala, yaitu sebagai berikut:
Pertama, mengingat bahwa kita akan kembali kepada Allah Subhaana Wa Ta’ala
Allah Subhaana Wa Ta’ala berfirman, “Maka berlomba-lombalah berbuat kebajikan. Sesungguhnya kepada Allah-lah tempat kalian semua kembali.” (QS. Al Ma’idah: 48).
Dalam surat lain, Allah juga menyatakan, “Sembahlah Allah dan janganlah kalian mempersekutukan-Nya dengan sesuatu apapun”. (QS. An-Nisaa:36). “Kemudian kalian akan dikembalikan kepada Dzat Yang Maha Mengetahui apa yang tersembunyi dan apa yang nampak, kemudian Allah Ta’ala akan memberitahukan kepada kalian setiap amalan yang dahulu kalian pernah kerjakan”. (QS. Al-Jumu’ah : 8)
ADVERTISEMENT
Setiap amalan akan dihisab dan ditimbang dan pada akhirnya kita akan kembali kepada Allah. Karena itu, untuk mempersiapkan ganjaran dan tempat terbaik di sisi Allah adalah dengan cara memperbaiki hubungan kita dengan Allah SWT.
Kedua, segala yang terjadi di dunia ini adalah atas kehendak Allah.
Allah SWT berfirman, “Sesungguhnya perintah-Nya apabila Dia menghendaki sesuatu hanyalah berkata kepadanya: “Jadilah!” maka terjadilah ia”. (QS. Yasiin : 82). Allah juga berfirman, “Tidak ada sesuatu musibah pun yang menimpa seseorang kecuali dengan izin Allah; Dan barangsiapa yang beriman kepada Allah, niscaya Dia akan memberi petunjuk kepada hatinya. Dan Allah Maha Mengetahui segala sesuatu.” (QS. Athaghobun : 11). Disebutkan pula dalam firman-Nya yang lain, “Jika Allah menghendaki keburukan, maka tidak ada yang bisa mencegahnya. Dan jika Allah menghendaki suatu kebaikan, maka tidak ada yang bisa mencegahnya pula.”
ADVERTISEMENT
Ketiga, kita diciptakan untuk beribadah kepada Allah.
Allah SWT berfirman, “Katakanlah bahwa sesungguhnya salatku, sembelihanku, hidupku, dan matiku hanya untuk Allah Subhaana Wa Ta’ala” (QS. Al-An’am : 162). Kemudian dalam firman-Nya lain disebutkan, “Sesungguhnya Allah menciptakan jin dan manusia kecuali untuk beribadah kepada-NYA” (QS. Adz-Dzariyat : 56).
Tulisan ini adalah kiriman dari user, isi tulisan ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan