Cover-Yusuf Mansur

Misteri Sedekah

Yusuf Mansur
Pendiri Pondok Pesantren Tahfizh Daarul Quran
18 November 2019 9:27 WIB
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Yusuf Mansur. Foto: kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Yusuf Mansur. Foto: kumparan
ADVERTISEMENT
Jalan untuk menjadi orang kaya. Jalan untuk menjadi orang berhasil. Jalan untuk menjadi orang sukses.
ADVERTISEMENT
Ketika saya sulit. Ketika saya susah. Ketika saya sempit. Ketika beragam kesulitan itu menghampiri saya. Ketika tidak ada orang yang mau berkenalan sama saya, saya kenalan sama ilmu sedekah.
Kebayang sama saya, jika ada di antara bapak ibu kenalan sama ilmu sedekah dalam keadaan tidak ada kesulitan apa pun, maka bapak ibu akan menjadi jauh lebih hebat daripada saya, dengan izin Allah SWT.
Saya kenal ilmu sedekah ketika saya susah. Berawal ketika saya di penjara. Di kamar sel, saya tercengang betapa hebatnya ilmu sedekah. Bayangkan, saat itu kaki saya terikat, tidak bisa keluar, pintu terkunci, ada pula yang menjaga, tidak mungkin saya mencari.
Orang-orang bilang, “Hey kamu kalau cuma doa, gak mungkin bisa keluar. Mesti kerja, mesti ikhtiar.”
ADVERTISEMENT
Kalau ada yang bilang, gak mungkin cuma doa dan sedekah, tetap harus ada usaha, tetap harus kerja, tetap harus ikhtiar, iya betul. Tapi buat saya, sedekah menembus batas.
Perkenalan saya dengan sedekah bermula dari penjara. Sebelumnya cuma jadi sebatas ilmu, bahwa sedekah begini begitu. Cuma sebatas jadi pelajaran, tidak menjadi sesuatu yang membuat saya tercengang. Tapi pada hari itu, di tahun 1998 dengan izin Allah saya berkenalan dengan ilmu sedekah. Pada saat itu, utang saya kurang lebih sekitar Rp 1,4 miliar. Kata Allah kun fa yakun, dengan izin Allah.
Dimana-mana orang kalau lagi sulit, bilang :
“Saya aja gak cukup, gimana buat orang lain?”
“Saya aja kesusahan, gimana buat orang lain?”
ADVERTISEMENT
“Saya aja miskin, gimana buat orang lain?”
Pegang omongan saya. Makin kita susah, makin harus bersedekah. Bukan yang kaya yang wajib bersedekah, tapi justru yang miskin yang harus bersedekah.
Kenapa? Karena kalau yang kaya yang bersedekah, maka semakin bertambah kaya, sedangkan yang miskin akan tetap miskin. Jadi yang miskin harus bersedekah supaya dia berubah menjadi kaya.
Tidak ada jalan yang lebih cepat dari sedekah. Sejuta jadi sepuluh juta. Sejuta jadi tujuh ratus juta. Believe or not itu adalah kalamullah yang kalau kita mengimaninya, maka itu yang terjadi.
Sedang memuat...0 Konten
Sedang memuat...0 Konten
Sedang memuat...0 Konten
Sedang memuat...0 Konten
Sedang memuat...0 Konten