kumparan
3 September 2019 15:51

Soal Jodoh, Ambil Waktu Terbaik untuk Berdoa (2)

Ilustrasi berdoa. Foto: Shutterstock
Teman-teman sekalian, masih seputar cara. Cara kita minta sama Allah. Ada cara yang biasa, ada juga yang waaaar biasah.
ADVERTISEMENT
Cara biasa ya berdoa, selepas salat, kalo inget. Berdoa pas hati lagi nyesek, tapi kan jarang-jarang. Selebihnya hanya soal kepengen.
Lalu bagaimana yang 'war biasa'? Gimana kalo berdoanya yang beda. Yaitu ngincer buat berdoa. Kata orang Jawa, 'niteni' buat berdoa.
Sambil sesekali kita lihat, kapan, di mana, bagaimana doa-doa kita dikabul Allah. Nah, bicara kapan itu terkait waktu. Maka ada waktu-waktu mustajab doa, yaitu:
1. Selepas salat fardu.
2. Di antara azan dan iqomah.
3. Di dua per tiga malam.
4. Di awal waktu masuk subuh.
5. Di waktu menjelang magrib di hari Jumat.
6. Di bulan Ramadan.
7. Ketika selesai membaca Alquran khatam 30 juz.
Yang begini ini harusnya kita lebih aware. Ngejar buat dapetin momen ini. The great moment for praying.
ADVERTISEMENT
Kepengen jodoh jangan sampai telat mintanya sama Allah. Allah sediakan 5 kali dalam sehari untuk minta, secara konsisten. Kalau kemudian kita mau mintanya lebih banyak dari semua waktu itu, maka pake dah salat sunah.
Dan Allah senang banget diminta seperti ini. Apalagi mintanya kita modalin pake amal saleh. Jadinya lebih berbobot.
Minta jodoh pake salat fardu dan bacaan habis Alfatihah-nya surah Ar-rohman tentu berbeda dengan yang bacaan surahnya qul ya dan qulhu. He he he.
Baca qul ya dan qul hu udah bagus, tapi akan lebih bagus lagi kita baca surah yang panjangan dikit biar nambah amalan buat ngangkat doanya.
Yang begini ini dirutinin, disiplin, dan kenceng.
ADVERTISEMENT
Selamat mengejar waktu mustajab berdoa, salam.
Tulisan ini adalah kiriman dari user, isi tulisan ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan