Ilustrasi penculikan anak

Mantan Pasangan yang Menculik Anaknya Adalah Bentuk Kekerasan

Yuviniar Ekawati
Seorang penulis lepas
2 April 2024 15:40 WIB
·
waktu baca 6 menit
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Mendengar; melihat; membaca kabar lewat media sosial dan televisi mengenai penculikan anak oleh pasangan atau mantan pasangan beberapa bulan ini telah membangkitkan kegelisahan publik akan isu ini. Juga membongkar kenyataan bahwa isu kekerasan yang dilakukan pasangan atau mantan pasangan hingga kini masih dianggap isu privat, bukan isu publik. Penculikan anak adalah bentuk kekerasan (abuse), bukan hanya mengenai perebutan tugas pengasuhan semata tapi hal ini merupakan isu kekerasan terhadap anak, kekerasan terhadap perempuan, dan kekerasan domestik yang saling beririsan.
Perkumpulan Pejuang Anak Indonesia (PPAI) minta pemerintah serius tangani permasalahan hak asuh anak di Indonesia karena maraknya penculikan anak oleh mantan suami. Padahal, hak asuh anak mereka ada pada sang istri. Pada sidang pengujian isi Pasal 330 KUHP tentang pengambilan paksa anak, beberapa perwakilan PPAI menceritakan pengalaman mereka di mana mantan suami telah melakukan tindakan-tindakan tanpa ada kesepakatan dari mantan istri yang memegang hak asuh anaknya.
Lanjut membaca konten eksklusif ini dengan berlangganan
Keuntungan berlangganan kumparanPLUS
check
Ribuan konten eksklusif dari kreator terbaik
check
Bebas iklan mengganggu
check
Berlangganan ke newsletters kumparanPLUS
check
Gratis akses ke event spesial kumparan
check
Bebas akses di web dan aplikasi
Kendala berlangganan hubungi [email protected] atau whatsapp +6281295655814
Sedang memuat...0 Konten
Sedang memuat...0 Konten
Sedang memuat...0 Konten
Sedang memuat...0 Konten
Sedang memuat...0 Konten