Ramai Penipuan Minta Kode Voucher Game Kasir Indomaret, Akun WhatsApp Bisa Bobol

8 Januari 2021 7:04
sosmed-whatsapp-whitecopy-link-circlemore-vertical
Ramai Penipuan Minta Kode Voucher Game Kasir Indomaret, Akun WhatsApp Bisa Bobol (225996)
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi penipuan WhatsApp modus voucher game Indomaret bahas Thailand. Foto: Bianda Ludwianto/kumparan
Modus penipuan untuk meretas akun WhatsApp seakan tak pernah berhenti. Kali ini, marak lagi kasus penipuan yang meminta kode voucher game dari kasir Indomaret yang seakan salah kirim ke nomor HP tujuan.
ADVERTISEMENT
Modus tipu-tipu ini sebenarnya bukan hal baru. Beberapa waktu lalu, pakar keamanan siber dari perusahaan anti-virus Vaksincom, Alfons Tanujaya, menjelaskan modus ini termasuk dalam kasus penipuan membagikan OTP (one-time password) WhatsApp yang semuanya menggunakan metode serupa.
Dalam kasus salah kirim kode voucher game Indomaret ini, penipu mengirim pesan WhatsApp ke calon korban, yang menggambarkan seolah kasir Indomaret tersebut salah input nomor telepon HP, sehingga kode voucher game Fishinggo terkirim ke nomor korban.
Di saat bersamaan, penipu juga mengirimkan SMS yang berisi tulisan Thailand beserta kode nomor. Penipu bilang bahwa kode itu adalah voucher game yang salah kirim tadi, padahal sebenarnya itu adalah one time password (OTP) WhatsApp.
Di saat itu, penipu sedang berusaha melakukan login akun WhatsApp dengan menggunakan nomor telepon korban, sehingga muncul SMS dengan bahas Thailand beserta kode OTP tersebut.
Ramai Penipuan Minta Kode Voucher Game Kasir Indomaret, Akun WhatsApp Bisa Bobol (225997)
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi penipuan WhatsApp modus voucher game Indomaret bahas Thailand. Foto: screenshot
Alfons bilang, banyak orang menjadi korban trik social engineering yang dimainkan oleh penipu ini. Mereka terpengaruh rayuan kasir Indomaret palsu dan memberikan informasi pribadi yang sensitif.
ADVERTISEMENT
"Usaha pembajakan akun WhatsApp yang akan memicu server WhatsApp mengirimkan SMS ke nomor korbannya dan kerap diakali dengan menggunakan bahasa asing untuk menyamarkan diri dan bertujuan supaya korbannya tidak menyadari bahwa kode yang akan diberikannya adalah kode verifikasi pemindahan akun WhatsApp," kata Alfons.
Alfons mengimbau publik agar tidak berbagi informasi pribadi kepada orang tak dikenal. Kalau kode OTP diberikan dengan maksud menolong kasir Indomaret palsu tersebut, maka sekejap akun WhatsApp korban berpindah tangan dan berpotensi disalahgunakan.
Ramai Penipuan Minta Kode Voucher Game Kasir Indomaret, Akun WhatsApp Bisa Bobol (225998)
zoom-in-whitePerbesar
Contoh SMS voucher game Indomaret bahas Thailand untuk penipuan WhatsApp. Foto: screenchot

Cara ambil alih akun WhatsApp yang di-hack

Jika akun Whatsapp berhasil diambilalih, namun korban tetap masih menguasai kartu SIM nomor WhatsApp tersebut, sebenarnya masih ada peluang untuk merebut kembali.
Caranya, instal ulang aplikasi WhatsApp dan masukkan kembali nomor WhatsApp kamu. Pengguna akan menerima lagi SMS verifikasi persetujuan aktivasi. Setelah memasukkan 6 angka verifikasi, maka akun Whatsapp yang dibajak penipu akan langsung log out otomatis dan korban bisa menguasai kembali akun WhatsApp-nya.
Ramai Penipuan Minta Kode Voucher Game Kasir Indomaret, Akun WhatsApp Bisa Bobol (225999)
zoom-in-whitePerbesar
Gambar close-up logo WhatsApp di mata seorang. Foto: Christophe Simon / AFP
Jika ingin lebih aman lagi sebagai langkah pencegahan, kita bisa mengaktifkan fitur two-step verification di aplikasi WhatsApp. Pelaku penipuan akan sulit mengakses akun WhatsApp karena tidak mengetahui PIN two-step verification.
ADVERTISEMENT

Berikut cara mengaktifkan two-step verification di WhatsApp:

  • Ketuk ikon tiga titik di pojok kanan atas aplikasi WhatsApp di smartphone.
  • Pilih menu Settings.
  • Masuk ke pengaturan Account.
  • Pilih Two-step verification.
  • WhatsApp akan memintamu untuk mengaktifkan Two-step verification menggunakan PIN. Tekan Enable di bagian bawah untuk mengaktifkannya.
  • Buat PIN dengan memasukkan 6 digit angka sesuai dengan yang kamu inginkan. Hindari menggunakan kombinasi angka nomor ponsel, tanggal lahir, atau alamat rumah.
  • WhatsApp akan memintamu untuk memasukkan alamat email yang akan terintegrasi dengan akun WhatsApp, kalau suatu hari kamu ingin mengganti PIN.
  • Selesai. Fitur Two-step Verification berhasil terpasang.
Baca Lainnya
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020