Pertamina Siapkan Dana Rp 116 T Amankan Pasokan BBM LPG Jelang Nataru

PT Pertamina (Persero) pastikan mengamankan pasokan BBM dan LPG selama periode Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2024, dengan menggelontorkan dana USD 7,5 miliar atau sekitar Rp 116 triliun.
Direktur Utama Pertamina, Nicke Widyawati, menuturkan perseroan memastikan stok BBM dan LPG selama Nataru tahun ini berada di kisaran 21-26 hari operasional (HOP).
"Nilai idle money yang harus kami tahan hari ini di inventori itu sekitar USD 7,5 miliar, untuk menjaga keamanan pasokan, yang kami pastikan Natal dan Tahun Baru ini akan berjalan dengan lancar," katanya saat Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi VII DPR, Selasa (21/11).
Sementara itu, Direktur Utama Pertamina Patra Niaga Riva Siahaan memaparkan proyeksi stok nasional BBM Pertalite selama Nataru minimal disiapkan untuk 18 hari.
"Jadi yang maksimal 26 hari tadi seperti Ibu Dirut sampaikan, kami akan menyiapkan 18 sampai 26 hari, di mana 18 hari di posisi saat ini, ini adalah posisi minimal," jelasnya.
Kemudian untuk stok BBM Solar minimal di 16 hari yang akan dilakukan replenishment setiap harinya, avtur ada di angka 27 hari, BBM Pertamax 50 hari, dan LPG di kisaran 19-22 hari.
"Baik untuk pasokan dan distribusi BBM dan LPG menjelang Nataru 2024, kami memprogramkan ada 4 pilar besar, yang pertama adalah layanan energi, layanan remote area, layanan promosi dan layanan tambahan," tutur Riva.
Untuk layanan energi, Pertamina melakukan inspeksi kelayakan kepada seluruh sarana prasarana, TBBM, baik pipa tangki untuk dapat menampung dan menyalurkan BBM dan LPG ke 7.400 SPBU dan 667 SPBE.
"Kami mengerahkan 391 motoris yang nanti akan berada dan juga melakukan pelayanan di jalan-jalan tol untuk menghindari kemacetan dan juga menstandbykan serta melakukan maksimal stok untuk DPPU, lalu juga 23 terminal LPG," pungkas Riva.
