Konten dari Pengguna

Rujak Buah Bumbu Petis, Camilan Segar dan Sehat

Attiyyatu sadiyah

Attiyyatu sadiyah

Mahasiswi Akuntansi di Universitas Muhammadiyah Malang

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Attiyyatu sadiyah tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Rujak buah bumbu petis. foto: Pribadi
zoom-in-whitePerbesar
Rujak buah bumbu petis. foto: Pribadi

Pasti kalian tidak asing dengan rujak buah, namun apakah kalian pernah mencoba mengonsumsi rujak buah dengan bumbu petis? Kalau kalian belum tahu, petis adalah hasil olahan dari udang, ikan atau kerang yang dimasak hingga airnya habis dan berbentuk seperti pasta.

Camilan rujak buah dengan bumbu petis ini sangat familier di jawa timur bagian utara dan memiliki banyak sekali peminat, karena rasanya yang unik dan pas di lidah orang jawa timur.

Menurut saya yang membedakan rujak ini dengan rujak pada umumnya yaitu penambahan petis pada bumbunya.

Penambahan petis pada bumbu rujak buah ini membuat cita rasa yang unik karena terdapat rasa gurih, asam, manis dan pedas ditambah lagi dengan sensasi segar dari buah seperti timun, nanas, jambu air dan lain-lain. Berbeda dengan rujak buah pada umumnya yang hanya memiliki rasa manis dan pedas, bumbu rujak ini memiliki campuran petis yang membuat bumbunya gurih ketika menyantapnya.

Rujak buah ini sangat nikmat ketika disantap saat musim panas. Karena suhu yang panas, membuat tubuh kita lemas serta kekurangan cairan. Dengan mengonsumsi rujak buah dijamin tubuh akan kembali menjadi segar.

Selain enak, camilan ini juga memiliki manfaat yang bagus untuk tubuh, yaitu sebagai pencegahan sariawan, mengurangi datangnya stres, dan membakar kalori dengan singkat. Karena camilan ini sejenis dengan salad maka bisa juga menjadi alternatif untuk kalian yang ingin diet. Yang stres karena banyak tugas bisa nih untuk mengonsumsi rujak dijamin mood akan kembali lagi. Untuk yang suka sariawan bisa juga mulai mengonsumsi rujak sebagai langkah pencegahan juga.

Namun jangan lupa untuk mengonsumsi rujak secukupnya saja jangan berlebihan. Walaupun sehat, kalau berlebihan akan menjadi masalah sendiri bagi tubuh.

Oleh: Attiyyatu sa'diyah_Jurusan Akuntansi_Universitas Muhammadiyah Malang