Cegah DBD dengan Spray Anti Nyamuk dari Kayu Manis Buatan Mahasiswa KKN Undip

Mahasiswi Kimia, Fakultas Sains dan Matematika, Undip
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Nurul Purwita tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Desa Mento, Rabu 17 Juli 2024– Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Dipenogoro yang sedang melaksanakan kegiatan di Desa Mento, Kecamatan Candiroto, Kabupaten Temanggung berinisiatif membuat inovasi untuk mencegah penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD). DBD menjadi masalah kesehatan yang serius di banyak daerah, termasuk Kabupaten Temanggung. Dilansir dari infopublik.id berdasarkan catatan Dinas Kesehatan Kabupaten Temanggung ditemukan sebanyak 1.320 kasus yang mana 39 diantaranya adalah demam berdarah, dan sisanya adalah demam dengue (24/7/2024). Maka dari itu, dilakukan pembuatan spray anti nyamuk berbahan dasar kayu manis yang terbukti efektif mengusir nyamuk Aedes aegypti, penyebab utama DBD.
Spray anti nyamuk kayu manis merupakan alternatif yang aman dan ramah lingkungan. Kandungan senyawa alami dalam kayu manis, seperti cinnamaldehyde, terbukti ampuh mengusir nyamuk Aedes aegypti. Selain itu, bahan-bahannya yang alami dan aman membuat produk ini cocok digunakan oleh seluruh anggota keluarga, termasuk anak-anak. Penggunaan spray anti nyamuk ini pun lebih ramah lingkungan dibandingkan dengan produk sintetis.
Bahan-bahan dalam pembuatan spray anti nyamuk adalah bubuk kayu manis, sabun cuci piring, dan alkohol 70% (dapat menggunakan hand sanitizer). Untuk proses pembuatan spray anti nyamuk kayu manis terbilang sederhana, yakni melarutkan 1 sendok teh bubuk kayu manis dalam 2 gelas air hangat, kemudian pendiaman minimal 1 jam. Setelah itu saring dan tambahkan 1/2 sendok teh sabun cuci piring serta 1/2 sendok teh alkohol (hand sanitizer). Terakhir dimasukkan ke dalam botol semprot. Spray akhirnya siap digunakan.
Selain membuat spray anti nyamuk, mahasiswa KKN juga melakukan demonstrasi dan pemaparan kepada ibu-ibu PKK di balai desa Mento tentang pembuatan spray anti nyamuk dari kayu manis. Ketua ibu-ibu PKK desa Mento, Bu Munasih, menyebutkan bahwasannya program ini dapat menjadi alternatif obat nyamuk dan aman bagi anak-anak. Harapannya dari inovasi spray anti nyamuk kayu manis ini dapat terus dikembangkan dan dimanfaatkan oleh masyarakat luas.
