Edukasi Kreatif : Tim KKN 95 UMBY Kenalkan Ecoprint Ke Siswa SD Negeri 3 Imogiri

Mahasiswa KKN-PPM UMBY Kelompok 95 yang saat ini mengabdi di Dusun Bandungan, Desa Karangtalun, Kecamatan Imogiri, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari KKN-PPM UMBY Kelompok 95 tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Karangtalun – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Mercu Buana Yogyakarta (UMBY) Kelompok95 melaksanakan kegiatan edukasi kreatif bertajuk tote bag Ecoprint di SD Negeri 3 Imogiri, Desa Karangtalun, Kecamatan Imogiri, Kabupaten Bantul, pada hari Jumat, 8 Agustus 2025. Program ini bertujuan untuk memperkenakan metode pewarnaan alami dari tumbuhan pada totebag, yang dikenal dengan istilah ecoprint. Teknik ini memanfaatkan bentuk dan warna alami daun maupun bunga untuk menghasilkan motif unik di atas kain, sekaligus mengedukasi siswa SD Negeri 3 Imogiri tentang pemanfaatan sumber daya alam secara ramah lingkungan. Selain itu, kegiatan ini juga diharapkan dapat meningkatkan kreativitas, melatih keterampilan seni, serta menumbuhkan rasa cinta dan kepedulian terhadap lingkungan sejak usia dini.
Ecoprint merupakan metode menghias kain atau tote bag dengan memanfaatkan motif alami dari daun dan bunga melalui proses pewarnaan alami. Teknik ini tidak hanya menghasilkan karya seni yang indah, tetapi juga ramah lingkungan karena tidak menggunakan bahan kimia berbahaya. Kami mengenalkan ecoprint kepada siswa siswi SD Negeri 3 Imogiri guna meningkatkan kreativitas anak-anak dan mendukung perkembangan pola berfikir anak-anak serta menumbuhkan rasa cinta terhadap lingkungan.
Kegiatan dimulai dengan penjelasan singkat mengenai konsep ecoprint, pengertian ecoprint, tujuan ecoprtint, manfaat ecoprint, serta bahan-bahan yang diperlukan. Mahasiswa KKN 95 UMBY juga memperlihatkan contoh totebag ecoprint yang telah selesai sebagai inspirasi bagi para siswa SD Negeri 3 Imogiri. Program ini dapat menjadi salah satu media dalam meningkatkan kesadaran pada anak-anak sedari kecil akan besarnya potensi sumber daya alam lokal, yang dapat dimanfaatkan secara bijak dan berkelanjutan.
Kegiatan ecoprint dilaksanakan dengan menggunakan tote bag sebagai media kain dengan tujuan sebagai kegiatan edukasi kepada anak-anak dalam mengurangi penggunaan barang sekali pakai, sehingga harapannya anak-anak lebih memilih menggunakan tote bag dibandingkan plastik atau paper bag sekali pakai dalam rutinitas sehari-hari.
Ketua Tim KKN 95 UMBY, (Ilyas), mengungkapkan bahwa kegiatan ini tidak hanya mengajarkan seni dan kreativitas, tetapi juga menanamkan kesadaran untuk menjaga lingkungan. “Kami berharap siswa dapat memahami bahwa banyak hal di sekitar mereka yang bisa dimanfaatkan menjadi karya bernilai, tanpa merusak alam,” tuturnya.
Antusiasme terlihat jelas dari raut wajah para siswa. Banyak dari mereka saling membandingkan hasil karya sambil tersenyum bangga. Selain itu, anak-anak juga terlihat antusias dalam mengikuti setiap tahapan proses pengerjaan, mulai dari teknik penyusunan moti diatas kain tote bag, hingga proses pemukulan untuk menempelkan pola alami pada kain.
“Kegiatannya sangat seru dan menyenangkan, karena daunnya bisa menjadi gambar di tote bag, saya tidak menyangka daun-daun yang saya petik dilingkungan sekitar bisa menghasilkan motif cantik dikain tote bag ” ujar siswa- siswi".
Para guru di SD Negeri 3 Imogiri turut menyambut dengan baik kegiatan ini serta berharap anak-anak dapat mengembangkan karakter serta kreativitas mereka pada kegiatan ini dan seterusnya. Menurutnya, kegiatan ecoprint ini sangat membantu proses pembelajaran tematik yang mengintegrasikan unsur seni, lingkungan dan karakter.
Melalui kegiatan ecoprint ini, mahasiswa KKN 95 Universitas Mercu Buana Yogyakarta berharap dapat meninggalkan jejak positif yang berkelanjutan. Tumbuhnya bibit-bibit kreativitas, kepedulian lingkungan, dan semangat kolaborasi dihati anak-anak SD Negeri 3 Imogiri adalah hadiah terbesar dari pengabdian ini.
