Konten dari Pengguna

Psikoedukasi Bantu Lansia Kelola Emosi dan Jaga Kesehatan Mental

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari KKN-PPM UMBY Kelompok 95 tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Foto bersama peserta psikoedukasi dan tim KKN-PPM UMBY Kelompok 95 usai kegiatan
zoom-in-whitePerbesar
Foto bersama peserta psikoedukasi dan tim KKN-PPM UMBY Kelompok 95 usai kegiatan

Karangtalun - Mahasiswa KKN-PPM Universitas Mercu Buana Yogyakarta (UMBY) Kelompok 95 melaksanakan kegiatan psikoedukasi bertema "Masa Tua yang Damai: Memahami Emosi dengan Cara yang Sehat" di Gedung PAUD Gabahan, Dusun Bandungan, Desa Karangtalun, pada Minggu (11/8/2025). Program ini dirancang untuk membantu para lansia memahami emosi serta menjaga kesehatan mental di usia senja.

Kegiatan ini diikuti sekitar 20 orang lansia dari RT 01 sampai RT 05 di Dusun Karangtalun. Para peserta tidak hanya menyimak penjelasan, tetapi juga saling berbagi pengalaman hidup. Ada yang bercerita tentang rasa kesepian setelah anak-anak merantau, ada pula yang menceritakan tantangan ketika menghadapi stres. Cerita-cerita itu membuat suasana semakin hangat dan penuh empati.

Materi psikoedukasi disampaikan dengan bahasa sederhana dan contoh kehidupan sehari-hari sehingga mudah dipahami. Tim KKN mengajak para lansia mengenali perubahan emosi, melatih diri mengelola emosi, serta menjaga hubungan sosial agar tetap merasa berarti di tengah keluarga maupun masyarakat.

Bagian yang paling berkesan hadir di akhir sesi ketika peserta diajak mempraktikkan teknik relaksasi sambil diselipkan afirmasi positif. Saat kalimat "Saya berharga, saya dicintai, saya bersyukur atas hidup yang saya jalani selama ini..." diucapkan, beberapa peserta meneteskan air mata. Mereka mengaku merasa lega setelah mengikuti sesi ini, seolah beban emosional yang dipikul perlahan berkurang.

"Kami ingin menunjukkan bahwa kesehatan mental itu penting, apalagi bagi Lansia. Harapannya, kegiatan sederhana ini bisa memberi semangat baru dan membuat bapak-ibu tetap merasa berharga," ujar tim KKN UMBY Kelompok 95.

Kegiatan psikoedukasi ditutup dengan foto bersama yang penuh kehangatan. Program ini menjadi bukti bahwa pendekatan sederhana, jika dilakukan dengan empati dan kreativitas, mampu memberi dampak besar bagi kesejahteraan psikologis lansia dan mempererat hubungan antara mahasiswa dan masyarakat.