Menang Giveaway Rp10 Juta, Berapa yang Masuk ke Rekening?

Mahasiswa Politeknik Keuangan Negara STAN Prodi Manajemen Keuangan negara
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Salman Maulana Nur Setyadi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Mendapat notifikasi sebagai pemenang undian tentu terasa menyenangkan. Bayangan pertama biasanya sederhana: saldo rekening bertambah Rp10 juta. Namun, sebelum uang benar-benar masuk, ada satu hal yang sering luput diperhitungkan, yaitu pajak atas hadiah undian, yaitu PPh Final Pasal 4 ayat (2).
Untuk hadiah undian tunai senilai Rp10 juta, penerima pada umumnya tidak menerima penuh Rp10 juta. Hadiah undian dikenai PPh Final sebesar 25 persen dari nilai bruto hadiah. Artinya, bila pajak dipotong dari hadiah, pemenang menerima Rp7,5 juta, sementara Rp2,5 juta dipotong sebagai pajak.
Mengapa Hadiah Undian Dipajaki?
Dari sudut pandang perpajakan, hadiah undian dipandang sebagai penghasilan. Meski tidak diperoleh melalui gaji, usaha, atau pekerjaan rutin, penerima tetap memperoleh tambahan kemampuan ekonomi. Karena itu, negara mengenakan PPh atas nilai hadiah yang diterima.
Yang dimaksud undian bukan hanya lotere besar. Program berhadiah melalui kupon belanja, nomor acak, giveaway yang pemenangnya dipilih secara acak, door prize, hingga undian pelanggan dapat termasuk dalam kategori ini apabila unsur keberuntungannya dominan. Pajak berlaku atas hadiah dalam bentuk uang maupun barang. Untuk hadiah barang, dasar perhitungan pajaknya menggunakan nilai pasar barang tersebut saat diserahkan.
Menghitung Hadiah Rp10 Juta
Perhitungannya cukup langsung:
PPh Final = 25% × nilai bruto hadiah
Jika nilai hadiah undian adalah Rp10.000.000, maka:
Namun, hasil akhirnya bisa berbeda apabila penyelenggara menyatakan hadiah sebagai “neto pajak” atau “pajak ditanggung penyelenggara”. Dalam skema itu, pemenang dapat menerima penuh Rp10 juta, tetapi penyelenggara tetap perlu menghitung dan membayar pajaknya. Karena pajak yang ditanggung penyelenggara sendiri menjadi tambahan nilai hadiah bagi pemenang, penghitungannya dapat menggunakan metode gross-up.
Karena itu, konsumen sebaiknya bertanya sejak awal: apakah Rp10 juta adalah hadiah sebelum atau sesudah pajak?
Siapa yang Menanggung?
Secara administratif, penyelenggara undianlah yang wajib memotong atau memungut PPh Final, menyetorkannya, dan memberikan bukti potong kepada pemenang. Namun, pihak yang pajaknya melekat adalah penerima hadiah. Dalam praktik yang paling umum, penyelenggara memotong pajak langsung dari hadiah sehingga nilai yang diterima pemenang lebih kecil daripada nilai yang diumumkan.
Penyelenggara juga dapat memilih menanggung pajak. Bila hal ini terjadi, konsumen perlu meminta penegasan tertulis dalam syarat dan ketentuan program. Frasa seperti “hadiah Rp10 juta” belum cukup menjelaskan apakah hadiah tersebut sudah bersih setelah pajak atau masih merupakan nilai bruto.
Kapan Pajak Diterapkan?
Pajak diterapkan ketika hadiah undian diterima atau diperoleh pemenang. Tidak ada ambang nilai minimum yang membuat hadiah undian otomatis bebas dari PPh Final. Karena tarifnya bersifat final, pajak tersebut tidak digabungkan kembali untuk dihitung dengan tarif pajak penghasilan tahunan biasa.
Bagi pemenang, bukti potong tetap penting disimpan. Dokumen ini menunjukkan bahwa pajak atas hadiah telah dipotong dan disetor. Dalam administrasi SPT Tahunan, hadiah dan PPh finalnya perlu dicantumkan pada bagian penghasilan yang telah dikenai PPh final sesuai ketentuan pelaporan yang berlaku, meskipun pajaknya tidak dihitung ulang dengan penghasilan reguler.
Sebelum Merayakan, Baca Ketentuannya
Hadiah undian bukan sekadar angka yang ditulis di poster promosi. Nilai “Rp10 juta” bisa berarti nilai kotor sebelum pajak atau nilai bersih yang dijanjikan kepada pemenang. Perbedaan kecil dalam syarat program itu menentukan apakah yang masuk ke rekening adalah Rp7,5 juta atau tetap Rp10 juta.
Bagi konsumen, langkah paling aman adalah membaca syarat dan ketentuan, memastikan status pajak hadiah, meminta bukti potong apabila pajak dipotong, serta memverifikasi keaslian program melalui kanal resmi penyelenggara. Dengan pemahaman tersebut, kemenangan tetap menjadi kabar baik, tanpa kejutan yang baru disadari setelah saldo rekening bertambah.
