kumparan
17 Mar 2019 20:44 WIB

Biaya Renovasi Rumah Bekas Menjadi Hunian Minimalis yang Nyaman

Ingin punya hunian nyaman namun dana yang dimiliki terbatas? Salah satu alternatifnya ialah membeli rumah bekas lalu merenovasinya. Hmmh.. kira-kira berapa ya biaya renovasi rumah yang diperlukan?
ADVERTISEMENT
Biaya renovasi rumah bisa saja berbeda di tiap kota dikarenakan perbedaan harga material dan ongkos jasa.
Faktanya, melakukan renovasi rumah bekas bisa membantu seseorang menekan biaya, lho.
Setidaknya hal tersebut telah dibuktikan oleh Ari Pujianti dan sang suami.

Biaya Renovasi Rumah Bekas yang Dikeluarkan

Ari dan suami membeli sebuah rumah dengan luas tanah 136 m² di Cibubur, Kabupaten Bogor seharga Rp800 juta.
Saat dibeli, rumah tersebut sudah dalam keadaan hampir hancur karena dimakan rayap.
Setelah itu, Ari dan suami pun melakukan renovasi besar-besaran.
Renovasi yang berjalan sesuai arahan Ari tersebut menelan biaya sekitar Rp200 juta-an.
Prosesnya sendiri berlangsung sekitar 10 bulan.
Ari mengaku, harga hunian plus biaya renovasi rumah bekas yang ia keluarkan lebih murah bila dibandingkan dengan membeli yang baru.
ADVERTISEMENT

“Bisa dibilang lebih murah, memang iya tapi perbedaannya tipis sih. Rumah-rumah di cluster ini harga barunya sudah mencapai Rp1 miliar-an. Walau biaya totalnya selisih sedikit tapi kami jadi lebih puas. Soalnya kami dapat menyesuaikan jumlah ruangan sesuai kebutuhan. Oh iya, biaya renovasi itu sudah termasuk dengan furnitur,” ungkapnya saat diwawancara 99.co.

Rumah Tampil Beda Setelah Proses Renovasi

Rumah yang dibeli Ari memiliki tipe standar dengan isi sebagai berikut:
  • 2 kamar tidur
  • 1 kamar mandi
  • Ruangan tengah yang tak begitu besar
  • Halaman depan dan belakang di dalamnya.
Setelah direnovasi, luas bangunan pun berkembang menjadi 137 m².
Rumah bekas dan hampir rusak tersebut menjelma menjadi hunian minimalis yang nyaman setelah mendapat sentuhan renovasi.
ADVERTISEMENT
Adapun beberapa perubahan yang didapatkan pasca perombakan rumah ialah sebagai berikut:
1. Ruangan kamar tidur bertambah menjadi empat
2. Kamar mandi menjadi dua
3. Ruangan tengah jadi lebih lega berkat hilangnya sekat
4. Area tengah rumah berubah menjadi dapur, ruang makan, ruang tamu, dan ruang menonton
5. Terdapat ruang solat
6. Terdapat lantai tiga yang dijadikan sebagai laundry area.

Mendesain dan Merenovasi Rumah Tanpa Bantuan Desainer

Bila melihat sekilas orang mungkin tak percaya bahwa kediaman Ari tersebut dulunya sangat suram dan nyaris roboh.
Kini rumah bekas tersebut telah menjelma menjadi hunian nyaman untuk Ari dan keluarga.
Ternyata, seluruh ide desain dan dekorasi rumah tersebut dilakukan Ari sendiri tanpa bantuan jasa desainer interior.
ADVERTISEMENT
Biarpun tak memiliki latar belakang pendidikan yang berkaitan dengan desain rumah, Ari memikirkan seluruh elemen rumah dengan matang.
Ari mengaku banyak mendapatkan ide desain dan dekorasi dari situs Pinterest.
Setelah berdiskusi dengan suami mengenai idenya, ia membuat sketsanya di atas kertas millimeter block.
Selanjutnya konsep tersebut dilemparkan kepada tukang yang melakukan proses renovasi. Hasilnya pun sempurna!
Benar-benar inspiratif dan patut dijadikan contoh.
Selain menekan budget, merenovasi rumah jadul yang nyaris rusak pun bisa membawa kepuasan tersendiri bagi pemiliknya.
Semoga ide renovasi tadi bisa menjadi bayanganmu untuk melakukan hal yang sama.
Tulisan ini adalah kiriman dari user, isi tulisan ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan