Ikan Piranha Makan Manusia? Benarkah?

The biggest property portals and fast-growing start up in Indonesia. Our mission is to help 600 Million People in SEA to find their Ideal home.
Tulisan dari 99.co Indonesia tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Apabila kamu mendengar nama ikan piranha, yang pertama kali kamu pikirkan pasti film-film Hollywood yang menggambarkan ikan ini sebagai predator ganas. Namun, faktanya ternyata ikan piranha itu tidak makan manusia sama sekali, lho!
Ikan piranha hanya memangsa ikan-ikan yang sudah mati. Kasus manusia yang pernah digigit ikan piranha juga tidak banyak, kok, cuma beberapa nelayan saja yang tidak sengaja menangkap ikan ini di jaring mereka.
Nah, sejak fakta ini dibuktikan tidak benar, banyak orang-orang yang mulai memelihara ikan asli Amerika Selatan ini, teman-teman.
Kamu juga tergoda? Kalau iya, salah satu syarat pemeliharaan ikan ini adalah dengan menyimpannya di tempat terbuka seperti kolam ikan. Kolamnya juga enggak boleh asal-asalan, ya! Ikan piranha, walaupun terlihat bengis, ternyata membutuhkan lingkungan yang memadai untuk tetap hidup.
Maka dari itu, kalau kamu belum punya kolam ikannya, kami punya nih langkah-langkah pembuatan kolam ikan.
Alat dan Bahan yang Dibutuhkan
Sekop
Cangkul
Potongan papan kayu
Liner
Alat spirit level (untuk mengukur kerataan tanah)
Batu bata dan batu alam (sesuai selera)
Semen dan air beserta adukannya
Dekorasi kolam ikan yang diinginkan
Langkah Membuat Kolam Ikan
Sebelum kamu mulai membangun, gambar dulu sketsa kolam ikan yang kamu inginkan pada buku gambar.
Desain sketsa kolam ikan kamu di halaman rumah menggunakan tali kasur dan paku.
Setelah desain sudah selesai, cangkul area yang sudah kamu tandai sesuai dengan desain dan kedalaman yang diinginkan.
Gunakan sekop kecil sebagai penggali area pinggiran tanah agar bentuk kolam semakin terlihat.
Setelah itu, ambil papan kayu dan alat pengukur (spirit level) untuk mengukur kerataan tanah yang sudah kamu cangkul. Gunakan sekop besar untuk membuang tanah yang sudah tidak akan kamu pakai.
Amber alat liner dan coba ratakan sehingga area yang sudah dicangkul akan tertutupi dengan baik. Kamu juga bisa menggunakan batu batu sebagai material pembantu liner agar menempel lebih baik pada tanah yang mencekung.
Manfaatkan batu bata tersebut sebagai pembatas tepian atas kolam.
Isi cekungan kolam dengan air yang dialirkan dari selang untuk mengetes tampilan kolam ikan.
Apabila kamu sudah puas dengan hasil karyamu sendiri, rapikan permukaan tanah yang sudah kamu uruk di sekeliling kolam buatan.
Ratakan lagi tanah dengan menggunakan kaki atau sapu lidi.
Gunakan batu alam sebagai material penghias kolam, dan et voila! Kolam ikan piranha kamu pun sudah jadi!
Bagaimana? Mudah kan?
Tunggu apalagi? Ayo segera bangun kolam ikanmu!
