Kumparan Logo

4 Tahun Era Jokowi: 3.432 Km Jalan Nasional dan 782 Km Tol Terbangun

kumparanBISNISverified-green

clock
comment
1
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Jalan Trans Papua yang dijajal Jokowi dengan trail (Foto: Dok. Kementerian PU)
zoom-in-whitePerbesar
Jalan Trans Papua yang dijajal Jokowi dengan trail (Foto: Dok. Kementerian PU)

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) mencatat pada tahun 2018 lalu telah membangun 811 kilometer (km) jalan nasional, atau naik 4 persen dibandingkan tahun 2017 yang hanya 776 km.

Selama 2015-2018, jalan nasional yang telah dibangun Kementerian PUPR sepanjang 3.432 km. Rinciannya jalan nasional yang terbangun di 2015 sepanjang 1.286 km, dan di 2016 dibangun sepanjang 559 km.

"Total pembangunan jalan selama 2015-2018 sepanjang 3.432 km," ucap Menteri PUPR, Basuki Hadimuljono dalam Rapat Kerja bersama Komisi V DPR RI, Jakarta, Selasa (29/1).

Wamena-Mumugu 284,3 km telah tersambung (Foto: Indrianto Eko Suwarso/ANTARA)
zoom-in-whitePerbesar
Wamena-Mumugu 284,3 km telah tersambung (Foto: Indrianto Eko Suwarso/ANTARA)

Jumlah tersebut, menurut dia telah melampaui target rencana strategis (renstra) Kementerian PUPR selama 2015-2018 yang hanya membangun 2.650 km. Meski demikian, pembangunan jalan di 2019 masih berlanjut.

"Di tahun 2019 akan dibangun 409 km jalan lagi, sehingga total jalan terbangun hingga 2019 menjadi 3.841 km," paparnya.

Sementara untuk pembangunan tol selama 2015-2018 tercatat sepanjang 782 km. Pada tahun ini ditargetkan 895 km jalan tol lain selesai terbangun, sehingga total tol terbangun selama 2015-2019 sepanjang 1.677 km.

Dengan begitu, Basuki menegaskan bahwa Kementerian PUPR tak hanya fokus dalam pembangunan tol, melainkan juga jalan nasional, terutama di jalan daerah perbatasan dengan negara lain, serta jalan di Papua.