Kumparan Logo

Alasan Pencopotan Dirut Pertamina: Premium Langka Hingga Minyak Tumpah

kumparanBISNISverified-green

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Dirut Pertamina Elia Massa Manik. (Foto: Iqbal Firdaus/kumparan)
zoom-in-whitePerbesar
Dirut Pertamina Elia Massa Manik. (Foto: Iqbal Firdaus/kumparan)

Kementerian BUMN baru saja menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) PT Pertamina (Persero) dengan agenda perombakan Direksi Pertamina. Ada 5 direktur yang diganti, salah satunya Elia Massa Manik yang diberhentikan dari posisi Direktur Utama Pertamina.

Deputi Bidang Usaha Pertambangan, Industri Strategis, dan Media, Fajar Harry Sampurno, mengungkapkan sejumlah alasan perombakan, mulai dari kelangkaan Premium, persiapan pembentukan holding BUMN migas, hingga tumpahan minyak di Teluk Balikpapan.

"Juga karena untuk mengejar penyelesaian proyek kilang minyak atau RDMP," kata Fajar saat gelar konpers di Kementeriam BUMN, Jakarta, Jumat (20/4).

Fajar mengatakan, Kementerian BUMN dan Dewan Komisaris sudah mengkaji pergantian direksi ini sejak sebulan lalu. Dia berharap, dengan adanya pergantian direksi ini, semua proyek yang sedang dikejar Pertamina bisa diselesaikan.

"Komisaris sudah lakukan kajian komprehensif selama satu bulan. Ini sudah dilaporkan. Dan mereka sudah diberhentikan secara hormat. Oleh karena itu, diharapkan bisa mempercepat semuanya, termasuk pelayanan ke masyarakat," lanjutnya.

Berikut susunan baru direksi Pertamina:

Plt Direktur Utama sekaligus Direktur SDM: Nicke Widyawati

Direktur Pengolahan: Budi Santoso Syarif

Direktur Pemasaran Korporat: Basuk Trikora Putra

Direktur Pemasaran Retail: Masud Hamid

Direktur Manajemen Aset: M Haryo Junianto

Direktur Megaproyek dan Pengolahan Petrokimia: Heru Setiawan

Direktur Infrastruktur: Gandhi Sriwidjojo