Kumparan Logo

Bali United Buka Gerai Penawaran Umum Saham, Sasar Suporter

kumparanBISNISverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Gerai Penawaran Saham Bali United di Hotel Inna Bali Heritage. Foto: Denita BR Matondang/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Gerai Penawaran Saham Bali United di Hotel Inna Bali Heritage. Foto: Denita BR Matondang/kumparan

PT Bali Bintang Sejahtera Tbk (Bali United) resmi membuka gerai penawaran umum saham di Hotel Inna Bali Heritage, Jalan Veteran No. 3, Dauh Puri Kaja, Denpasar, Bali.

Gerai penawaran akan dibuka mulai Senin (10/6) hingga Rabu (13/6) mendatang sejak pukul 10.00 hingga 20.00 WITA.

Ceo Bali United Yabes Tanuri mengatakan, perusahaan melepas 2 miliar saham atau 33,33 persen dari jumlah modal ditempatkan dan disetor dengan harga penawaran Rp 175 per lembar. Dengan begitu, perseroan menargetkan perolehan dana segar sebesar Rp 350 miliar. Bali United berharap, para suporter Bali United mau mengocek kantong mereka untuk ikut membeli saham perseroan.

"Kami tujuannya suporter," kata Yabes di Hotel Inna Bali Heritage, Senin (10/6).

Menurut Yabes, penawaran ini menyasar para suporter agar para suporter dapat merasakan kepemilikan bersama Bali United. Suporter pun berkesempatan untuk ikut ambil bagian dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS). Dalam RUPS, suporter dipersilakan untuk mengutarakan pendapat demi perkembangan mutu Bali United.

Gerai Penawaran Saham Bali United di Hotel Inna Bali Heritage. Foto: Denita BR Matondang/kumparan

"Untuk bisa merasakan kebanggaan memiliki Bali United bersama-sama. Dengan memiliki ini bisa mengikuti RUPS, bisa ketemu langsung dengan stakeholder. Ketika RUPS bisa mengajukan pertanyaan atau pernyataan, MoU seperti apa musim ke depannya, bagaimana kita bisa mengakomodirnya, kita bisa bukannya sebagai suporter untuk meminta tapi sebagai pemegang saham untuk mengutarakan pendapat. Jadi berbeda," kata dia.

Yabes juga optimistis, saham Bali United akan laris manis di bursa efek. Sebab, peminat bola di Indonesia cukup besar. Investasi pada sektor ini juga dipandang cukup menjanjikan di masa depan.

Bali United telah mendaftar penawaran umum perdana saham (IPO) pada Jumat (31/5) lalu. OJK juga telah menetapkan saham Bali United sebagai efek Syariah.