Kumparan Logo

BBM Pertamax di DKI Naik, di Indonesia Timur Harganya Malah Turun

kumparanBISNISverified-green

clock
comment
3
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Uji kendaraan motoris BBM di rest area tol Cipali (Foto: Fanny Kusumawardhani/kumparan)
zoom-in-whitePerbesar
Uji kendaraan motoris BBM di rest area tol Cipali (Foto: Fanny Kusumawardhani/kumparan)

Harga Bahan Bakar Minyak jenis Pertamax mulai hari ini naik. PT Pertamina (Persero) menyatakan kenaikan harga dilakukan untuk merespons terus meroketnya harga minyak dunia.

VP Corporate Communication PT Pertamina, Adiatma Sardjito, mengatakan meskipun terjadi kenaikan, namun harga Pertamax untuk di beberapa wilayah tidak sama. Bahkan, kata dia, untuk di wilayah Indonesia timur harganya lebih murah.

"Karena harganya bergantung pada pajak penjualan BBM. Untuk wilayah Indonesia Timur seperti Maluku, harga Pertamax itu akan turun malah," kata Adiatma kepada kumparan, Minggu (1/7).

Sebelumnya, harga BBM jenis Pertamax rata-rata dijual Rp 8.900 untuk wilayah DKI Jakarta. Dengan adanya kenaikan tersebut, mulai hari ini BBM Pertamax di Jakarta dijual Rp 9.500 per liter.

Pengisian BBM. (Foto: Aditia Noviansyah/kumparan)
zoom-in-whitePerbesar
Pengisian BBM. (Foto: Aditia Noviansyah/kumparan)

Sementara di wilayah Timur Indonesia seperti di Papua Barat, sebelumnya harga Pertamax dibanderol Rp 11.550 per liter. Saat ini, harganya malah turun menjadi Rp 9.700 per liter.

Selain harga Pertamax, Pertamina juga menaikkan harga BBM jenis Pertamax Turbo, Dexlite, dan Pertamina Dex. Sementara untuk harga BBM jenis Premium dan Pertalite tidak ada perubahan harga.

"Premium dan Pertalite belum ada rencana kenaikan harga," kata Adiatma.