Kumparan Logo

Buwas Bakal Kejar Penyebar Video Beras Bulog Jelek

kumparanBISNISverified-green

comment
1
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Direktur Utama Bulog,  Budi Waseso Foto: Garin Gustavian/ kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Direktur Utama Bulog, Budi Waseso Foto: Garin Gustavian/ kumparan

Banyak video yang memuat tayangan soal beras Bulog yang jelek. Video ini pun tersebar di sejumlah media sosial.

Karenanya, banyak masyarakat yang menganggap bahwa kualitas beras Bulog jelek. Hal ini dibantah keras oleh Direktur Utama Perum Bulog Budi Waseso (Buwas).

Buwas menyebut, video ini sengaja disebar untuk menyebar kampanye negatif soal beras Bulog. Untuk itu dia akan mengejar pelaku penyebar video ini.

“Yang mem-viralkan juga akan ditelusuri oleh tim cyber crime dan akan kami kategorikan sebagai kejahatan siber,” tegasnya dengan nada tinggi di Kantor Pusat Bulog, Jakarta, Senin (23/9).

Beras bulog. Foto: ANTARA FOTO/Jojon

Padahal, menurutnya, banyak kejanggalan yang terjadi di dalam video tersebut. Misalnya, lokasi ditemukannya beras Bulog disebut di Jawa Tengah, tetapi aksen bicara orang yang ada di video tersebut dari daerah Sulawesi.

“Ini kan janggal. Disebut di Jateng tapi logatnya Sulawesi,” katanya sambil tertawa.

Buwas menuturkan, lantaran video viral ini, banyak masyarakat yang menganggap kualitas beras Bulog jelek. Padahal, menurutnya kualitas beras Bulog tidak seburuk yang dipaparkan dalam video.

Selama ini juga, dia menemukan banyaknya penipuan beras Bulog dalam penyaluran Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT). Karenanya, banyak hal yang membuat anggapan masyarakat terhadap beras Bulog jadi negatif.

“Ini sudah saya buktikan semua. Di lapangan banyak enggak benernya. Jadi jangan ada yang merasa hebat dan benar,” tutupnya.