Pencarian populer

Dear Milenial yang Mau Punya Kartu Kredit, Pertimbangkan Hal-hal Ini

Bijak menggunakan kartu kredit (Foto: Thinkstock)
Generasi milenial dikenal melek teknologi dan serba cepat. Karena itu, milenial umumnya lebih menyukai fasilitas transaksi keuangan secara elektronik dan nontunai. Salah satu kemudahan ini ditemukan pada kartu kredit.
ADVERTISEMENT
Namun,yang ditakutkan, gaya hidup milenial yang konsumtif justru bisa menjadi ancaman tersendiri. Menurut Peneliti dari Institute for Development of Economics and Finance (Indef) Bhima Yudhistira, sebanyak 40 persen milenial takut memiliki kartu kredit karena berpotensi menimbulkan pemborosan.
"Memang kecenderungan milenial itu lebih suka berbelanja leisure products, misalnya untuk tiket pesawat atau transportasi, belanja online, atau nongkrong di kafe. Kartu kredit bisa menyederhanakan semua pembelian dan juga banyak promonya, sehingga bisa kebablassan. Makanya, sekitar 40 persen kalangan milenial itu mengatakan takut boros menggunakan kartu kredit," katanya saat dihubungi kumparan, Senin (8/10).
Padahal, kartu kredit bisa saja menjadi penolong milenial dalam mengatur keuangan bulanan dan dalam kondisi darurat. Misalnya, saat akhir bulan semua kebutuhan bulanan habis, sementara uang yang disisihkan untuk belanja sudah habis, milenial bisa mengandalkan kartu kredit agar tidak mengusik uang simpanan. Bhima memberi tips keuangan agar milenial tetap bisa berhemat meski menggunakan kartu kredit.
ADVERTISEMENT
"Pertama itu hitung kemampuan gaji bulanan dan pengeluaran rutin. Kalangan milenial harus mampu menyesuaikan pengeluaran di kartu kredit. Jangan melebihi kemampuan bayar," ujarnya.
Kemudian, milenial disarankan agar membiasakan membayar tagihan kartu kredit secara rutin. Hal ini dilakukan untuk menghindari denda bank yang bahkan lebih tinggi dari suku bunga kartu kredit itu sendiri.
Gunakan kartu kredit untuk berhemat (Foto: Thinkstock)
"Jangan sampai disengaja untuk terlambat, karena ada beberapa bank yang memang menetapkan denda yang lebih tinggi," jelasnya.
Terakhir, sebelum memutuskan untuk memiliki kartu kredit, ada baiknya menanyakan kembali pada diri sendiri seberapa penting kartu kredit untuk dimiliki. Tak ketinggalan juga, alasan kenapa membutuhkan kartu kredit itu.
"Milenial harus tahu dan jelas tujuannya punya kartu kredit. Seberapa urgent butuh kartu kredit ini dan untuk belanja apa saja. Ini bisa menolong mereka dari jeratan tagihan yang menumpuk," tutupnya.
ADVERTISEMENT
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan
Tentang kumparan · Bantuan · Ketentuan dan Kebijakan Privasi · Panduan Komunitas · Pedoman Media Siber · Iklan · Karir
2019 © PT Dynamo Media Network
Version: 1.1.84