Kumparan Logo

Demi Efisiensi, Etihad Berencana Pangkas Rute Penerbangan

kumparanBISNISverified-green

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Etihad Airways. (Foto: Wikimedia Commons)
zoom-in-whitePerbesar
Etihad Airways. (Foto: Wikimedia Commons)

Maskapai Etihad Airways berencana untuk menghentikan rute penerbangan ke Edinburgh, Skotlandia dan Perth, Australia. Dikutip dari Reuters (12/4), mulai 1 Oktober mendatang, maskapai penerbangan asal Uni Emirat Arab (UEA) tersebut akan membuat rute terbaru. Hal ini dilakukan dalam rangka meninjau kondisi bisnis Etihad Airways.

Beberapa maskapai utama di Timur Tengah mengkaji ulang dan memangkas beberapa rute penerbangan. Sebab, rute-rute tersebut dinilai tidak memberikan keuntungan yang sebanding. Alasan Etihad menghentikan penerbangan ke Edinburgh hingga Perth adalah efisiensi.

"Beberapa penyesuaian kami buat ke jaringan kami pada 2018 untuk meningkatkan profitabilitas sistem," kata juru bicara Etihad dalam sebuah pernyataan.

Etihad diketahui telah melakukan peninjauan kembali pada bisnis mereka sejak 2016. Dikabarkan pada tahun tersebut, Etihad mengalami kerugian sebesar USD 1,87 miliar.

Kerugian tersebut dikabarkan disebabkan oleh gangguan pesawat dan investasi di maskapai penerbangan Eropa yang tidak berhasil.

Meski demikian, Etihad tetap mempertahankan beberapa rute. Mereka tetap melayani penerbangan ke London, Heathrow dan Manchester di Inggris, serta Sydney, Brisbane, dan Melbourne di Australia.

Etihad bersama Emirates dan Qatar Airways yang membentuk tiga maskapai besar Timur Tengah, mengandalkan pembangunan jaringan global yang beragam untuk mengangkut jutaan penumpang per tahun. Meski demikian, sebagian besar penumpang mereka tidak memulai atau mengakhiri perjalanan mereka di masing-masing hub yang berada di Teluk.