kumparan
1 Okt 2018 15:23 WIB

FamilyMart di Gedung Smesco Jual Produk UMKM

Smesco tekan kerja sama dengan Family Mart untuk kembangkan pemasaran produk UKM di Gedung Smesco Gatot Subroto, Jakarta, Senin (1/10/2018). (Foto: Nurul Nur Azizah/kumparan)
Perusahaan waralaba convenient store, FamilyMart, kini mulai merambah dengan menjajakan produk Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM). Adapun gerai pertama FamilyMart yang menjual produk-produk UMKM dibangun di Gedung Smesco. Ini adalah hasil kerja sama antara FamilyMart dengan Lembaga Layanan Pemasaran Koperasi Usaha Kecil dan Menengah (LLP-KUKM) Smesco.
ADVERTISEMENT
“Kami sangat surprise atas support luar biasa, dengan cepat kita registrasi. Kami memberikan diskon 10 persen khusus produk UKM, belum ada batas waktu,” ungkap CEO FamilyMart Indonesia, Wirry Tjandra, di acara Opening Gerai FamilyMart di Gedung Smesco, Jalan Gatot Subroto, Jakarta, Senin (1/10).
Ke depan, Ia telah menyiapkan pembukaan gerai FamilyMart lainnya yang menjual produk UMKM. Adapun lokasinya yaitu berada di area Bandara Internasional Soekarno-Hatta.
“Ada 4 toko di airport yaitu terminal 3 dan 2, turis yang lewat di depan toko nanti kami membantu memasarkan produk-produk UKM yang dilihat mereka,” imbuhnya.
Sementara itu, Direktur Utama LLP KUKM Emilia Suhaimi menambahkan produk UMKM yang dipasarkan di FamilyMart berupa produk makanan dan minuman hingga kerajinan khas daerah.
Peresmian Toko yang ke-100 FamilyMart (Foto: Abdul Latif/kumparan)
“Kita diberi 3 gondola, gondola itu berisi lebih dari 450 pieces UKM. Ada 90 UKM makanan dan minuman kemasan itu merupakan UKM yang mengisi Smesco Indonesia, ada 15 provinsi sekarang. Provinsi lainnya menyusul,” timpal Emilia.
ADVERTISEMENT
Emilia mengatakan potensi UMKM yang besar selama ini masih terkendala dengan akses pemasaran yang terbatas. Padahal harusnya, UMKM adalah tulang punggung perekonomian Indonesia.
“UKM jadi tulang punggng karena jumlahnya 69 juta, kontribusi PDB 62 persen dan menyumbang angkatan tenaga kerja 96 persen lebih diserap UKM. Transaksi Rp 200 triliun untuk makanan dan minuman transaksi, terbesar. Semoga UKM naik kelas (dengan kerja sama ini). Selama ini terbatas pemasarannya,” keluhnya.
Emilia menjelaskan kerja sama dengan FamilyMart sifatnya kemitraan. Kerja sama ini menurutnya bagus agar produk UMKM Indonesia bisa naik kelas karena diperdagangkan di ritel modern.
“Kemitraan win-win solution. Dengan mediasi ini agar makin banyak UKM yang terbuka pasar,” pungkasnya.
Sebagai catatan, pembukaan gerai FamilyMart di gedung Smesco ini merupakan gerai FamilyMart yang ke-104 di Indonesia. FamilyMart masih ingin menambah jumlah gerainya hingga mencapai 120 gerai hingga akhir tahun 2018.
ADVERTISEMENT
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan