Kumparan Logo

Garuda Indonesia Akan Akuisisi 51 Persen Saham Sriwijaya

kumparanBISNISverified-green

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi Maskapai Garuda dan Sriwijaya Air. Foto: Shutter stock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Maskapai Garuda dan Sriwijaya Air. Foto: Shutter stock

PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk atau GIAA akan mengakuisisi minimal 51 persen saham Sriwijaya Group. Dengan begitu, nantinya kepemilikan saham mayoritas Sriwijaya berada di Garuda.

Direktur Utama Garuda, I Gusti Ngurah Askhara Danadiputra, mengatakan rencana itu memang sudah tertulis dalam perjanjian kedua perusahaan. Saat ini, pihaknya masih melakukan penilaian aset.

"Oh iya, kita di dalam perjanjiannya memang sudah ada opsi untuk membeli minimal 51 persen saham. Kita sekarang lagi proses penilaian aset," kata pria yang biasa disapa Ari Askhara ini saat ditemui usai rakor BUMN 2019 di JCC, Jakarta, Kamis (28/2).

Setelah penilaian aset selesai, Garuda Indonesia juga akan melakukan negosisasi dengan Sriwijaya. Tapi, dia masih belum mau menyebutkan kapan pastinya negosiasi dan akuisisi tersebut akan dilakukan.

Direktur Utama Garuda Indonesia I Gusti Ngurah Askhara Danadiputra. Foto: Irfan Adi Saputra/kumparan

Menurut dia, perusahaan juga harus melihat ke depannya kondisi Sriwijaya, termasuk pengembalian utang mereka ke Garuda.

Saat ini, Garuda dan Sriwijaya melakukan Kerja Sama Operasional (KSO) sejak 9 November 2018. Kerja sama dilakukan Sriwijaya demi melunasi utangnya ke Garuda.

“Jadi dalam 5 tahun kita akan exercise. Kita lihat perkembangannya, kalau memang kondisinya bagus, bagaimana kita bisa meminta Sriwijaya pengembalian utangnya dan prospeknya bagus ya kita akan lakukan,” kata dia.