Pencarian populer
Bisnis Kurma, Si Hitam Manis yang Makin Legit
Kurma jelang Ramadhan (Foto: Akbar Nugroho Gumay/Antara)
Kurma merupakan buah gurun yang cukup populer di Indonesia. Terlebih pada bulan Ramadhan seperti ini, buah yang umumnya berwarna kehitaman dengan rasa manis itu, banyak dijumpai dan disajikan sebagai camilan.
Kurma yang banyak beredar di Indonesia, terutama diimpor dari Mesir, negara penekspor kurma terbesar di dunia. Produksi kurma Mesir meliputi 17% dari kurma dunia. Dikutip dari World Atlas, Indonesia merupakan negara pengimpor terbesar kedua (24%), kurma asal Mesir. Yang terbesar adalah Maroko (53%) dan Malaysia (15%) di posisi ketiga.
Data Badan Pusat Statistik (BPS) mengungkapkan, impor kurma Indonesia sepanjang Januari-Maret lalu (menjelang Ramadhan) melonjak hampir dua kali lipat dibandingkan periode sama tahun lalu. Jika pada Januari-Maret 2017 impor kurma nilainya USD 17,3 juta, maka pada triwulan pertama 2018 ini naik 92% menjadi USD 33,3 juta.
Nilai impor kurma Indonesia itu, hampir 80% dari nilai ekspor kurma Mesir setiap tahunnya yang mencapai USD 41,8 juta. Sebagai penghasil kurma terbesar dunia, Mesir rata-rata memproduksi 1,1 juta metrik ton kurma setiap tahunnya. Untuk mempertahankan posisinya sebagai produsen kurma terbesar, Mesir secara konsisten meremajakan kebun kurma dan mencetak kebun-kebun baru.
Kurma jelang Ramadhan (Foto: Akbar Nugroho Gumay/Antara)
Di posisi kedua setelah Mesir, Iran pada memproduksi 947.809 metrik ton kurma. Negara utama tujuan ekspor kurma Iran adalah India (16%), Malaysia (11%), dan Rusia (10%). Menyusul di posisi ketiga adalah Arab Saudi, yang menghasilkan 836.983 metrik ton per tahun.
Meski volume produksi kurma Arab Saudi di bawah Mesir, namun nilai ekspornya jauh lebih besar yakni USD 94,3 juta. Sedangkan negara utama tujuan ekspornya, Yordania (19%), Yaman (17%), dan Kuwait (15%).
Sedangkan Irak merupakan negara keempat produsen kurma dunia, yang menghasilkan 675.440 metrik ton. Produksi kurma Irak pernah melampaui 1 juta metrik ton per tahun, namun akibat perang melanda negara ini semasa pemerintahan Saddam Husein, banyak kebun kurma tak terurus. Ekspor kurma Irak terbanyak ke India (79%), Mesir (8,5%), dan Maroko (3,7%)
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember 2017 · · ·
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember 2017 · · ·
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember 2017 · · ·
Bagikan ide, informasi, momen dan cerita kamu melalui
kumparan
Dengan ini kamu menyetujui syarat
& layanan dari kumparan
Tentang kumparan · Bantuan · Ketentuan & Kebijakan Privasi · Panduan Komunitas · Pedoman Media Siber · Iklan · Karir
2019 © PT Dynamo Media Network
Version: web: