Kumparan Logo

Jabar Siapkan Rp 60 Miliar untuk Akses Tol ke Bandara Kertajati

kumparanBISNISverified-green

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Pembangunan Bandara Kertajati, Majalengka. (Foto: Iqbal Firdaus/kumparan)
zoom-in-whitePerbesar
Pembangunan Bandara Kertajati, Majalengka. (Foto: Iqbal Firdaus/kumparan)

Pemerintah Provinsi Jawa Barat (Jabar) telah menyiapkan anggaran Rp 60 miliar, untuk pembebasan lahan proyek akses tol Cisumdawu ke Bandara Kertajati, di Majalengka. Tol Cileunyi-Sumedang-Dawuan (Tol Cisumdawu) sepanjang hampir 62 kilometer, saat ini masih sedang dibangun.

"Jadi untuk usulan penganggaran alhamdulillah sudah (ada) untuk pembebasan lahannya. Dibutuhkan sekitar Rp 60 miliar, alhamdulillah sudah bisa diusulkan untuk dialolasikan sehingga Jalan Tol Cisumdawu bisa efektif nyambung dengan Bandara Kertajati," kata Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Barat, Iwa Karniwa, di Kantor Gubernur Jabar, Gedung Sate, di Bandung, Kamis (23/8).

Iwa mengatakan, pembangunan Jalan Tol Cisumdawu seksi I dan II, ditargetkan bisa selesai pada akhir 2019, termasuk di dalamnya akses jalan ke Bandara Kertajati. Sehingga tol tersebut peruntukannya bukan hanya akses dari Bandung ke Pantura saja, tapi juga bisa digunakan untuk ke Bandara Kertajati.

Sementara itu, Penjabat (Pj) Gubernur Jawa Barat H Mochamad Iriawan, berharap pembangunan proyek Jalan Tol Cileunyi-Sumedang-Dawuan (Cisumdawu) tidak melebihi target waktu yang telah ditentukan.

Proyek Tol Cisumdawu (Foto: Dok. Kementerian PUPR)
zoom-in-whitePerbesar
Proyek Tol Cisumdawu (Foto: Dok. Kementerian PUPR)

Iriawan menambahkan, walaupun Cisumdawu merupakan proyek nasional, namun Pemerintah Provinsi Jawa Barat dan Kabupaten Sumedang, harus memastikan pembangunan berjalan sesuai harapan masyarakat.

"Ada beberapa seksi untuk Cisumdawu, yang jelas target 2020 harus selesai (seluruhnya), jadi tahapan- tahapan terus dilakukan baik oleh Pemerintah maupun Swasta sehingga kita harapkan sesuai dengan target," kata dia seperti dikutip dari Antara.

Tol Cisumdawu sepanjang 61,6 kilometer, yang memiliki terowongan (Tunnel) sepanjang 472 meter dengan diameter 14 meter. Pembangunan tol ini, terdiri dari enam seksi, antara lain Seksi I Cileunyi-Rancakalong, Seksi II Rancakalong-Sumedang, Seksi III Sumedang-Cimalaka, Seksi IV Cimalaka-Legok, Seksi V Legok-Ujung Jaya, dan Seksi VI Ujung Jaya-Dawuan.

Proyek Tol Cisumdawu (Foto: Dok. Kementerian PUPR)
zoom-in-whitePerbesar
Proyek Tol Cisumdawu (Foto: Dok. Kementerian PUPR)

Pembangunan Cisumdawu, dikerjakan oleh Pemerintah yang bekerjasama dengan Badan Usaha Jalan Tol (BUJT). Seksi I dan II dikerjakan oleh pemerintah, sedangkan Seksi III-VI diambil oleh BUJT.

Pada perkembangannya saat ini, kendala yang dihadapi ada pada pembangunan terowongan. Itu dikarenakan kondisi tanah yang rawan mengalami keruntuhan, sehingga pekerja harus berhati-hati.