Kumparan Logo

Janji Grab ke Jokowi: Bikin Kantor Pusat Baru di Indonesia

kumparanBISNISverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
com-Ilustrasi driver Grab Bike menjemput penumpangnya. Foto: Dok. Grab Indonesia
zoom-in-whitePerbesar
com-Ilustrasi driver Grab Bike menjemput penumpangnya. Foto: Dok. Grab Indonesia

Presiden Joko Widodo (Jokowi) pagi ini menerima CEO Softbank Masayoshi Son dan Presiden Grab Indonesia Ridzki Kramadibrata. Menteri Koordinator Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan ikut hadir dalam pertemuan ini.

Usai pertemuan, Masayoshi mengungkapkan berbagai hal yang dibicarakan dengan Jokowi. Salah satunya adalah rencana Grab untuk membuka Kantor Pusat kedua di Indonesia. Saat ini Grab sudah punya kantor pusat di Singapura.

Masayoshi juga menuturkan bahwa Softbank berencana menambah investasinya hingga USD 2 miliar di Grab Indonesia.

"Kami akan membuat kantor pusat kedua Grab di Indonesia dan menjadi unicorn kelima (di Indonesia). Dan juga investasi USD 2 miliar ke Grab. Di atas itu semua, kami akan menambah investasi di Indonesia," ujar Masayoshi di Kompleks Istana, Jakarta, Senin (29/7).

Presiden Jokowi menerima pimpinam Softbank Grab di Istana Merdeka, Jakarta. Foto: Fahrian Saleh/kumparan

Turut mendampingi CEO Softbank Masayoshi Son pada kesempatan itu, Co-Founder Grab, Anthony Tan; Presiden Grab Indonesia, Ridzki Karmadibrata dan Founder Tokopedia William Tanuwijaya.

Ridzki menambahkan bahwa pembangunan kantor pusat Grab di Indonesia merupakan ide Luhut. Pihaknya sudah setuju dan berjanji segera merealisasikannya.

"Segera kita jalankan, kita timeline-nya akan dibicarakan dengan Pak Luhut. Tadi sudah di-agree dengan Pak Presiden juga, dan tentunya Pak Luhut. Ini ide Pak Luhut bahwa membuka second headquarter dan menjadikan Grab sebagai unicorn di Indonesia," ujar Ridzki.

Soal tambahan suntikan modal USD 2 miliar dari Softbank, kata Ridzki, bakal digunakan Grab Indonesia untuk mengembangkan berbagai bisnis, terutama GrabFood dan Research and Development Center (pusat penelitian dan pengembangan).

"Setelah pembicaraan dengan Pak Presiden dan Pak Menko Luhut bahwa Softbank komit untuk investasi lagi melalui Grab sebesar USD 2 billion, dan di dalamnya itu kita juga agree untuk membuka second headquarter di Jakarta. Bagian daripada itu adalah pengembangan produk-produk kita yang growth-nya juga tinggi, seperti GrabFood dan pengembangan untuk RnD center untuk pengembangan service yang lebih baik untuk Indonesia," tutupnya.