Rencana Pembangunan Tol Kertosono-Kediri Masuki Tahap Administrasi

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) mendorong Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) untuk membangun tol yang terletak di jalur Pantai Selatan (Pansela) Pulau Jawa, tak melulu di jalur Pantai Utara (Pantura).
Menurut Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Kementerian PUPR, Herry Trisaputra Zuna, pembangunan tol di jalur Pansela dapat mengembangkan potensi daerah dan menggairahkan perekonomian masyarakat setempat.
“Bisa meningkatkan potensi daerah dan perekonomian masyarakat kan, konektivitas di jalur Pansela memang kita dorong,” ujarnya kepada kumparan, Jumat (6/7).
Dia pun membeberkan, PT Jasa Marga (Persero) Tbk (JSMR) memiliki rencana untuk membangun ruas Tol Kertosono-Kediri (24 km). Sementara ini, rute tol yang ada di Kertosono hanya Nganjuk-Kertosono (38,56 km), dan Kertosono-Mojokerto (40,5 km).
“Jadi tol di Kertosono itu ditarik ke selatan, Kediri. Ini Jasa Marga melakukan penambahan lingkup di tol Kertosono,” papar Herry.
Dia menjelaskan, saat ini Jasa Marga masih melengkapi dokumen administrasi, termasuk di antaranya dokumen rute pembebasan lahan. Jika dokumen itu rampung disusun tahun ini, maka pembangunan tol dapat dimulai pada tahun depan.
“Sekarang ini masih tahap administrasi, tahun ini administrasi diselesaikan. Kalau tahun ini selesai, mudah-mudahan konstruksinya bisa dimulai tahun depan,” katanya.
