kumparan
12 Sep 2019 9:57 WIB

Tips Aman Transaksi Digital di Aplikasi Jenius

Ilustrasi aplikasi Jenius. Foto: Shutter Stock
Aplikasi perbankan digital saat ini tengah menjadi gaya hidup baru masyarakat. Jika dulu transaksi keuangan harus tatap muka ke perbankan, kini hanya tinggal klik di gadget masing-masing.
ADVERTISEMENT
Meski serba mudah, namun kita tetap perlu waspada dan hati-hati. Misalnya saja kasus yang sekitar dua sepekan lalu terjadi di bank digital Jenius. Layanan ini dikembangkan dan dikelola oleh PT Bank Tabungan Pensiunan Nasional Tbk (BTPN).
Salah seorang nasabahnya mengaku akunnya diretas untuk belanja di Blibli. Kejadian itu berlangsung pada Jumat (30/8) sejak pukul 20.00 WIB – 23.00 WIB.
Peretas berhasil melakukan transaksi dengan dengan pecahan Rp 500 ribu, Rp 300 ribu, Rp 150 ribu, hingga Rp 50 ribu.
Perkembangan terkini, pihak Jenius diketahui sudah mengembalikan dana nasabah tersebut. Selain itu, BTPN juga memastikan keamanan data dan transaksi di Jenius, sehingga kejadian serupa tak terulang lagi.
Head of Digital Banking Bank BTPN, Irwan S. Tisnabudi, mengaku banyak belajar dari kejadian ini. Menurut dia, BTPN sedang masif melakukan edukasi secara berkala mengenai keamanan data nasabah.
ADVERTISEMENT
Antara lain mengedukasi nasabah agar membedakan email dan password untuk kebutuhan transaksi perbankan dengan kebutuhan yang lain (e-commerce, social media, maupun aplikasi-aplikasi lainnya), serta mengganti PIN dan password secara berkala.
"Edukasi tersebut Jenius sampaikan melalui berbagai medium, termasuk email, artikel, media sosial, push notification, hingga berbagai kegiatan bersama komunitas," kata Irwan kepada kumparan, Kamis (12/9).
Irwan memberikan beberapa tips agar transaksi di akun Jenius aman.
1. Aktifkan Pengaturan Notifikasi
Selalu aktifkan pengaturan notifikasi Jenius di smartphone. Pengaturan bisa ditemukan di halaman Profile dan Settings.
Pengguna bisa menyesuaikan notifikasi untuk masuk ke smartphone dalam bentuk push notifications atau e-mail ke alamat e-mail yang terdaftar di Jenius.
Dengan begini, seluruh aktivitas keuangan yang terjadi pada akun Jenius bisa pengguna ketahui.
Logo bank BTPN Foto: Logo bank BTPN
2. Gunakan e-mail dan password terpisah
ADVERTISEMENT
Hindari menggunakan satu alamat e-mail dan password yang sama untuk berbagai aktivitas di dunia digital. Buat alamat e-mail dan password yang terpisah dari kebutuhan lainnya seperti personal, pekerjaan, atau e-commerce.
3. Ganti PIN dan password secara berkala
Demi keamanan, pastikan untuk selalu rajin mengganti PIN dan password setiap beberapa waktu sekali. Apabila memiliki lebih dari satu kartu debit, buat PIN yang berbeda untuk masing-masing kartu debit tersebut sebagai lapisan keamanan tambahan.
4. Batasi penggunaan Wi-Fi publik
Saat ini, kita enggak bisa lepas dari kebutuhan akan koneksi internet kapan pun dan di mana pun kita berada. Jaringan Wi-Fi publik yang tersedia gratis di tempat-tempat umum pun menjadi pilihan.
Walaupun begitu, hindari melakukan aktivitas yang sifatnya pribadi, seperti mengakses rekening perbankan, ketika gadget terhubung dengan koneksi Wi-Fi publik.
ADVERTISEMENT
Tingkat keamanan yang rendah pada jaringan internet tersebut berisiko membuat gadget yang dimiliki beserta data-data pribadi di dalamnya dapat diretas oleh pihak yang tidak bertanggung jawab.
5. Jaga kerahasiaan kode OTP
Tidak memberitahukan kode OTP kepada siapapun termasuk keluarga, kerabat dekat, petugas Bank, ataupun pihak lain yang mengaku sebagai karyawan atau wakil dari perusahaan yang mengirimkan kode OTP tersebut. Kode ini sifatnya RAHASIA, sekali pakai, dan cuma berlaku dalam waktu tertentu.
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember 2017 · · ·
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember 2017 · · ·
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember 2017 · · ·