Kumparan Logo

Ada Kepalsuan di Balik Rumor Van Gaal ke Chelsea

kumparanBOLAverified-green

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Van Gaal memutuskan pensiun sebagai pelatih. (Foto: Getty Images)
zoom-in-whitePerbesar
Van Gaal memutuskan pensiun sebagai pelatih. (Foto: Getty Images)

Nama Louis van Gaal meramaikan halaman media-media Inggris pada Minggu (25/2/2018). Daily Mirror mewartakan bahwa eks arsitek Manchester United itu akan menangani Arsenal atau Chelsea.

Rumor beredar lantaran media asal Inggris itu menyebarkan foto keberadaan Van Gaal di London. Bahkan, dia disebut turut menyaksikan final Piala Liga antara Manchester City dan Arsenal di Stadion Wembley.

Atas dasar itu, Van Gaal disebut sebagai salah satu calon manajer interim buat Arsenal apabila Arsene Wenger dipecat. Pemilik nama terakhir tengah terancam setelah kekalahan Arsenal di final dan performa minor di liga.

Tidak cuma Arsenal, Van Gaal juga dikaitkan dengan Chelsea. Tim beralias The Blues tengah berada di luar zona empat besar klasemen sementara Premier League sehingga Antonio Conte berpotensi ditendang lebih cepat.

Van Gaal langsung membantah rumor yang berkembang. Menurut dia, kabar dirinya menjadi calon pelatih Chelsea atau Arsenal adalah rekayasa dari media setempat.

"Menurut saya, kabar ini muncul ketika mereka melihat saya di bandara. Saya biasanya menerima beberapa orang yang ingin berfoto dan Anda hanya membutuhkan salah satu foto di antaranya," ucap Van Gaal kepada Ziggo.

"Foto tersebut dikirimkan ke Daily Mirror, lalu ada berita saya menuju Chelsea atau Arsenal. Anda bisa menyebut ini sebagai berita palsu," kata juru taktik asal Belanda itu.

Van Gaal, figur penitng dalam transformasi Young.  (Foto: Michael Regan/Getty Images)
zoom-in-whitePerbesar
Van Gaal, figur penitng dalam transformasi Young. (Foto: Michael Regan/Getty Images)

Kendati begitu, peluang Van Gaal untuk kembali berkarier ke Inggris belum tertutup. Sebab, dia sempat mengutarakan keinginan untuk menukangi tim Premier League demi membalaskan dendam kepada Manchester United, yang memecatnya setelah kesuksesan menjuarai Piala FA pada 2016. Selain itu, Van Gaal juga diyakini ingin merebut gelar juara liga di Inggris setelah sukses melakukannya di Spanyol, Belanda, dan Jerman.

Demi menjaga kansnya kembali ke Negeri Ratu Elizabeth pula, sosok berusia 66 tahun itu menampik sejumlah tawaran, di antaranya Bayer Leverkusen dan Tim Nasional Australia.