kumparan
21 Apr 2019 4:51 WIB

Bagi Allegri, Juventus Sudah Menjalani Musim yang Luar Biasa

Allegri diguyur oleh pemain-pemain Juventus. Foto: REUTERS/Massimo Pinca
Juventus akhirnya bisa memastikan gelar juara Serie A pada pekan ke-33. Pasukan Massimiliano Allegri meraih gelar juara usai berhasil mengalahkan Fiorentina dengan skor tipis 2-1.
ADVERTISEMENT
Juventus pun berhasil keluar sebagai juara Serie A delapan kali berturut-turut. Torehan itu menjadikan Juventus sebagai tim pertama di lima kompetisi top eropa yang melakukan hal tersebut.
Catatan hebat juga ditorehkan oleh pelatih Juventus, Max Allegri. Ya, pelatih berusia 51 tahun itu menjadi pelatih pertama di Serie A yang sukses meraih gelar juara lima kali berturut-turut. Allegri juga menjadi pelatih kedua dengan torehan Scudetto terbanyak yakni 6 -lima bersama Juventus dan satu bersama AC Milan. Allegri hanya kalah dari Giovanni Trapattoni yang sukses meraih tujuh gelar.
Kesuksesan membantu Juventus juara, amat disyukuri oleh Allegri. Menurut Allegri, Juventus sudah memenuhi apa yang diinginkannya musim ini.
Cristiano Ronaldo senang. Foto: REUTERS/Massimo Pinca
"Saya sangat senang karena kami bisa meraih target utama dan memenangi setengah trofi yang kami perebutkan musim ini," ucap Allegri dilansir DAZN.
ADVERTISEMENT
"Ini adalah gelar Scudetto dan perlu untuk dirayakan. Tak mudah untuk meraih gelar Scudetto. Kami mengamankan gelar dengan lima pertandingan tersisa itu membuktikan betapa luar biasanya kami musim ini," tambahnya.
Musim ini, Juventus memang sudah meraih dua gelar. Sebelum Scudetto, Leonardo Bonucci dan kolega lebih dulu menjadi kampiun Piala Super Italia dengan mengalahkan AC Milan 1-0.
Sayang, Juventus harus tersingkir di Coppa Italia dan Liga Champions. Khusus Liga Champions, Juventus harus tersingkir di babak perempat final oleh wakil Belanda, Ajax Amsterdam.
Selebrasi gol dari para pemain Juventus. Foto: REUTERS/Massimo Pinca
"Ada beberapa lawan yang sangat tangguh di Liga Champions musim ini. Di bulan Oktober lalu, saya melihat Tottenham Hotspur bermain di Barcelona dan mereka bisa menyulitkan Barcelona yang menjadi favorit meraih gelar," tutur Allegri.
ADVERTISEMENT
"Kami gugur, tapi tim harus tetap menegakan kepala. Hal yang paling utama kami harus melakukan peningkatan untuk musim depan. Kami harus bermain dengan tenang dan kami yakin kami bisa," tutup Allegri.
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan