• 2

Bendera Uruguay yang Membalut Antoine Griezmann

Bendera Uruguay yang Membalut Antoine Griezmann


Antoine Griezmann

Antoine Griezmann merayakan kesuksesan Timnas Prancis menjuara Piala Dunia 2018. (Foto: Michael Dalder/Reuters)
Lampu sorot tertuju kepada Antoine Griezmann setelah final Piala Dunia 2018 di Luzhniki Stadium, Senin (16/6/2018) malam WIB. Berkat penyerang Atletico Madrid itulah Timnas Prancis menang 4-2 atas Kroasia dan keluar sebagai kampiun.
Dua gol pertama Prancis memang melibatkan Griezmann. Pertama, pada menit ke-18, dia melepaskan tendangan bebas yang memicu gol bunuh diri Mario Mandzukic. Dua puluh menit berselang, Griezmann maju sebagai eksekutor penalti untuk mengecoh Danijel Subasic di bawah mistar Kroasia.
Di luar gol, kontribusi apik Griezmann juga terlihat dari sejumlah aspek lainnya. Menurut rekaman Whoscored, dia merangkum 2 tembakan tepat sasaran, 2 umpan kunci, dan 1 sukses selama 90 menit. Tak heran apabila FIFA menetapkan pemain 27 tahun ini sebagai man of the match.
Sebagai man of the match, Griezmann pun wajib menjalani sesi wawancara. Dalam sesi ini, dia mengaku bangga bisa menambah jumlah bintang (menandakan jumlah gelar juara dunia) di jersi Timnas Prancis. Seragam berhiaskan dua bintang di dada kiri pun dikenakan Griezmann bersama rekan-rekan setimnya seusai pertandingan.
"Percayalah, saya menjadi orang pertama yang akan membeli jersi dengan dua bintang. Kami merasa sangat bahagia dan bangga. Hanya ada satu pikiran di pikiran kami sekarang: pulang dan melakukan perayaan dengan masyarakat Prancis," tutur Griezmann seperti dilansir oleh situs resmi FIFA.

Antoine Griezmann

Antoine Griezmann merayakan kesuksesan Timnas Prancis menjuara Piala Dunia 2018. (Foto: Christian Hartmann/Reuters)

Aksesori Griezmann dalam merayakan kesuksesan Prancis tidak cuma kostum dengan dua bintang. Ada pula bendera Uruguay yang sempat menutupi pundaknya pada sesi jumpa pers.
Bukan tanpa sebab Griezmann mengenakan bendera Uruguay. Dia ingin memberikan penghormatan kepada Diego Godin, bek Timnas Uruguay yang menjadi rekan setimnya di Atletico Madrid. Hubungan keduanya cukup erat, bahkan Godin menjadi ayah baptis untuk anak Griezmann.


"Saya sangat respek kepada negara ini karena memang bekerja sama dengan banyak orang Uruguay sepanjang karier. Maka itu, saya tidak mau melakukan perayaan di depan mereka. Ada rasa cinta kepada kultur dan orang-orang Uruguay," kata Griezmann menambahkan.
Memang sepanjang karier, Griezmann menjalin relasi baik dengan orang-orang Uruguay. Di Real Sociedad, misalnya, dia juga sempat diasuh oleh Martin Lasarte, seorang Uruguay. Di klub ini pula, dia menjalin pertemanan dengan Carlos Bueno, yang menularkan rasa cinta kepada Penarol--klub raksasa negara Amerika Latin tersebut.
Respek terhadap Uruguay sudah ditunjukkan Griezmann sejak laga perempat final. Dia mencetak satu gol yang membantu Prancis lolos ke semifinal, tetapi enggan merayakannya atas dasar simpati kepada Godin dan orang-orang Uruguay.


Sepak BolaSportsTimnas PrancisAntoine GriezmannPiala Dunia 2018

presentation
500

Baca Lainnya